Tensi Politik Tanah Air Memanas, Bamsoet dan Airlangga Sepakat Menahan Diri
JAKARTA, iNews.id - Wakil Koordinator Bidang Pratama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bambang Soesatyo dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sepakat untuk menahan diri. Keduanya merupakan dua elite Partai Golkar yang meramaikan bakal bursa calon ketua umum dalam musyawarah nasional (munas) mendatang.
Bambang Soesatyo mengatakan, kesepakatan bersama Airlangga diambil karena mempertimbangkan situasi politik Tanah Air belakangan ini memanas. Selain itu internal Partai Golkar memerlukan suasana kondusif menjelang pelantikan anggota parlemen serta presiden dan wakil presiden.
"Kita semua menyaksikan situasi politik Tanah Air satu pekan terakhir sangat panas. Demonstrasi mahasiswa terjadi hampir di seluruh daerah. Apapun penyebabnya situasi tersebut telah mengganggu stabilitas politik nasional. Kemarin saya dan Airlangga sudah bertemu dan sepakat menurunkan tensi politik di internal Partai Golkar," ujar Bambang di Jakarta, Sabtu (28/09/19).
Ketua DPR yang biasa disapa Bamsoet ini menuturkan, sebagai partai politik tertua dan terbesar di Indonesia, kondisi yang terjadi di internal Partai Golkar turut memengaruhi kondisi politik nasional. Kekuatan Partai Golkar harus dikonsolidasikan demi kesuksesan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.
Senior Golkar Desak Rapat Pleno dan Munas Digelar untuk Hadapi Pilkada 2020
"Golkar memiliki tanggung jawab untuk tetap menjaga soliditas dalam menciptakan stabilitas politik nasional. Kami berdua sepakat bekerja sama mengembalikan kejayaan dan kekuatan Partai Golkar agar bisa maksimal membantu jalannya roda pemerintahan," katanya.
Editor: Kurnia Illahi