Terungkap! Ini Nama Lengkap Warga yang Muncul di Paru-Paru Sapi Kurban di Tangsel
TANGERANG SELATAN, iNews.id – Suasana sakral Iduladha di Masjid Jami Al Ikhlas, Pondok Aren, Tangerang Selatan berubah haru dan takjub. Warga dikejutkan fenomena langka yakni nama seseorang muncul di paru-paru sapi kurban.
Tulisan yang terbaca jelas itu terdiri atas tiga baris bertuliskan 'Muhamad Musofa' di bagian atas. Kemudian disusul bin’ di baris tengah dan ‘Jalal Sayuti’ di bagian bawah. Ajaibnya, warna tulisan berwarna hitam dan sedikit memudar, namun masih bisa dibaca dengan mata telanjang.
Nama tersebut ditemukan secara tidak sengaja saat proses penyembelihan hewan kurban pada Minggu (8/6/2025). Awalnya, panitia dan warga sekitar tidak menyadari keberadaan tulisan tersebut. Namun, ketika paru-paru sapi dibersihkan, muncullah susunan nama yang membuat bulu kuduk berdiri.
Yang mengejutkan, Muhamad Musofa, pemilik nama tersebut, tidak berkurban sapi tahun ini. Dia hanya menyumbangkan seekor kambing. Fakta ini membuat warga semakin yakin kejadian ini bukan sekadar kebetulan.
“Kami yakin ini bukan rekayasa. Tulisannya jelas, dan tidak dibuat-buat. Ini pertama kalinya kami menemukan kejadian seperti ini,” ujar Ketua DKM Masjid Jami Al Ikhlas, Suhada, Minggu (8/6/2025).
Fenomena ini kian menggetarkan warga setempat di tengah orang tua dari Musofa yakni Jalal Sayuti yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah. Bagi sebagian warga, keterkaitan ini menambah dimensi spiritual yang dalam terhadap peristiwa tersebut.
“Kami menganggap ini salah satu bentuk mukjizat, sebuah peringatan atau pesan dari Allah yang tak bisa dijelaskan dengan logika,” kata Suhada.
Warga dan panitia kurban juga menyebut selama bertahun-tahun mereka mengelola penyembelihan hewan, baru kali ini menemukan fenomena seperti ini. Terlebih, tulisan itu muncul pada organ dalam yang umumnya tidak memperlihatkan pola semacam itu.
Video rekaman tulisan di paru-paru sapi itu kini telah viral di media sosial. Banyak netizen mengaitkan peristiwa ini dengan tanda-tanda spiritual dan keajaiban di tengah kehidupan modern yang serba logis.
Warga pun mengabadikan organ paru-paru bertuliskan nama tersebut sebagai pengingat dan pelajaran spiritual, terutama dalam meresapi makna ikhlas dan pengorbanan dalam Iduladha.
Editor: Donald Karouw