Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Atur Jarak Kelahiran Minimal 3 Tahun, Berkaitan dengan Risiko Stunting
Advertisement . Scroll to see content

Tim Ekspedisi Patriot Undip Turun ke Senggi Papua, Edukasi Cegah Stunting sejak Dini

Rabu, 23 September 2026 - 19:53:00 WIB
Tim Ekspedisi Patriot Undip Turun ke Senggi Papua, Edukasi Cegah Stunting sejak Dini
Tim Ekspedisi Patriot Undip mengedukasi warga Senggi, Papua, setelah menemukan 6 ibu hamil terindikasi KEK dan hampir sepertiga remaja putri anemia. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ancaman stunting membayangi kawasan transmigrasi Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Enam ibu hamil terindikasi mengalami kekurangan energi kronis (KEK), sementara hampir sepertiga remaja putri di wilayah tersebut terindikasi anemia.

Kondisi itu menjadi alarm persoalan gizi yang perlu ditangani sejak hulu. Sebab, risiko stunting tidak baru muncul ketika anak lahir, tetapi dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan dan gizi ibu hingga remaja putri yang kelak memasuki fase kehamilan.

Melihat kondisi tersebut, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (Undip) turun melakukan serangkaian edukasi kepada warga transmigrasi di Senggi. Mereka tidak hanya menyampaikan pemahaman mengenai stunting, tetapi juga mendorong warga mengambil langkah praktis untuk mencegah masalah gizi sejak dini.

Kader Malaria Kampung Woslay SP2, Veronika menilai pengetahuan yang diberikan dapat langsung diterapkan di lingkungan masyarakat.

"Ilmu ini akan kami gunakan supaya ke depannya kami bisa menerapkan pada masyarakat tentang pentingnya stunting di masyarakat, supaya ke depannya juga Indonesia menjadi Indonesia yang sehat," ujar Veronika, dikutip Rabu (23/9/2026).

Kepala UPTD Puskesmas Senggi, Antonius Hamong mengakui penanganan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kita berbicara tentang stunting, yang mana dalam hal ini tidak hanya menjadi tugas tenaga kesehatan, namun dengan kolaborasi bersama lintas sektor. Ini sangat membantu saya sebagai tenaga kesehatan untuk melakukan kolaborasi dengan masyarakat," tutur Antonius

Sementara itu Ketua Tim 4 Ekspedisi Patriot Undip, Diana Nur Afifah mengatakan stunting memiliki persoalan yang jauh lebih kompleks daripada sekadar kekurangan makanan bergizi.

"Stunting bukan hanya persoalan kekurangan asupan gizi, tetapi berkaitan erat dengan kesehatan ibu dan anak, penyakit infeksi, sanitasi, pola pengasuhan, pendidikan, hingga akses terhadap layanan kesehatan. Banyak sekali masukan dari peserta yang ingin ikut berkontribusi pada penanganan stunting di wilayah Distrik Senggi ini," kata dia.

Temuan mengenai kondisi ibu hamil dan remaja putri tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya intervensi sebelum persoalan stunting muncul pada anak. Perbaikan gizi remaja putri dan ibu hamil menjadi bagian penting dalam memutus risiko masalah gizi lintas generasi.

Upaya tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pembangunan pada akhirnya sangat bergantung pada kualitas SDM.

"Pada akhirnya, semua bergantung pada kualitas SDM kita. Jika unggul dan berintegritas, maka sumber daya yang kita miliki dapat dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat," kata AHY pada 25 Mei 2026.

Terpisah, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mendorong para peserta Tim Ekspedisi Patriot untuk meninggalkan dampak nyata selama bertugas di kawasan transmigrasi.

"Saya memberikan satu dorongan kepada seluruh peserta Tim Ekspedisi Patriot: bergeraklah setiap hari. Waktu kita terbatas, hanya empat bulan. Berikan totalitas dan lakukan yang terbaik selama berada di kawasan transmigrasi. Harus ada sesuatu yang dikerjakan, ada dampaknya, dan ada manfaatnya," kata Iftitah pada 31 Juli 2026.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut