Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf: Tak Ada Alasan untuk Menolak Putusan MK
JAKARTA, iNews.id - Mahkamah Konstitusi (MK) dinilai lembaga hukum terakhir upaya penyelesaian perkara sengketa hasil Pilpres 2019. Putusan MK harus dipatuhi semua pihak karena bersifat final dan mengikat.
Tim hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, Fahri Bachmid mengatakan, MK dalam putusannya menolak secara keseluruhan permohonan pemohon, Capres Cawapres Prabowo Subianto-Ma'ruf Amin terkait perkara sengketa hasil Pilpres 2019. MK menilai dalil tim hukum Prabowo-Sandi tidak terbukti.
“Putusan ini mengikat semua pihak sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak menerima,” ujar Fahri di Jakarta, Sabtu, (29/6/2019).
Menurutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus segera menetapkan pasangan Jokowi–Ma’ruf Amin sebagai Capres dan Cawapres terpilih di Pilpres 2019. Penetapan tersebut merupakan konsekuensi putusan MK. "Semua elemen bangsa harus menghormati dan mematuhi hukum dan konstitusi," ucapnya.
Prabowo Ajak Partai Koalisi Berjuang Bersama di Parlemen
Dia menambahkan, Tim Kampaye Nasional (TKN) dan tim hukum Jokowi-Ma'ruf Amin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama proses persidangan di MK.
Selain itu, seluruh pendukung dan relawan Jokowi-Ma’ruf Amin diimbau agar jangan melakukan selebrasi berlebihan dalam menyikapi putusan MK. Jangan sampai melakukan hal-hal yang dapat menyinggung perasaan pihak lain. Mari kita tetap membuat suasana kondusif di negara ini," katanya.
Editor: Kurnia Illahi