Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mendiang Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri Dapat Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara dari Presiden Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Tim Prabowo Luncurkan Buku Paradoks Indonesia Versi Braille

Jumat, 16 November 2018 - 19:25:00 WIB
Tim Prabowo Luncurkan Buku Paradoks Indonesia Versi Braille
Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo dalam peluncuran buku Paradoks Indonesia versi braille di Jakarta, Jumat (16/11/2018). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi meluncurkan buku karya Prabowo Subianto berjudul 'Paradoks Indonesia' versi braille. Buku ini dikhususkan bagi para penyandang tunanetra.

Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo berharap dengan pelucuran buku ini para penyandang tunanetra bisa tetap mendapatkan informasi tentang kondisi bangsa Indonesia.

"Buku ini salah satu bentuk kepedulian Pak Prabowo Subianto untuk membantu, melayani, dan mengabdi pada komunitas disabilitas, termasuk tunanetra," kata Hashim dalam peluncuran buku Paradoks Indonesia versi braille di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta, Jumat, (16/11/2018).

Hashim menuturkan, sudah lama Prabowo mendengar aspirasi dan keluhan dari kalangan tunanetra. Mewakili Prabowo, dirinya pun berusaha memasukkan RUU disabilitas ke program legislasi nasional (Prolegnas). Pada 2016 RUU itu berhasil diundangkan.

Tak sampai di situ, Hashim telah bertemu menteri sosial yang saat itu dijabat Khofifah Indar Parawansa. Dia meminta komitmen pemerintah untuk mewujudkan aturan turunan UU tersebut ke Peraturan Pemerintah (PP) serta petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis-nya.

"Sayangnya hari ini, dua tahun setelah pertemuan saya dengan menteri sosial waktu itu, sampai sekarang belum ada PP, juklak juknis, sayang," ujarnya.

Hashim pun berjanji jika Prabowo-Sandi terpilih di 2019, mereka akan memperjuangkan kembali agar UU Disibalitas ini bisa diimplementasikan seluruhnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) DKI Jakarta, Eka Setiawan mengapresiasi peluncuran buku ini. Menurut dia, selama ini kaum disabilitas khususnya tunanetra selalu dipandang sebelah mata.

"Ini sebuah peningkatan dari masyarakat yang kemudian peduli dengan penyediaan sarana dan informasi yang didapatkan oleh teman-teman disabilitas tunanetra. Yang pasti kepada teman-teman tunanetra kita buktikan kepada Indonesia bahwa tunanetra tidak berarti tuna informasi, tuna netra bukan berarti tuna pengetahuan," ucap Eka.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut