Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cak Imin Prediksi Kemiskinan Nasional Naik 0,49% Imbas Bencana Sumatra  
Advertisement . Scroll to see content

Tito Karnavian: Kondisi Sumatera Barat akan Normal sebelum Ramadan

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:00:00 WIB
Tito Karnavian: Kondisi Sumatera Barat akan Normal sebelum Ramadan
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian optimistis Sumbar akan pulih sebelum Ramadan 2026. (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan bahwa Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan pulih sepenuhnya sebelum Ramadan 2026. Ia memastikan bahwa tak ada lagi pengungsi bencana Sumatra.

"Kalau saya melihat bahwa kalau untuk Sumatera Barat, saya sangat PD (percaya diri) sekali sebelum Ramadan itu akan kembali normal," ucap Tito dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (15/1/2026).

Ia menyampaikan fokus pemulihan di Sumbar usai bencana banjir dan longsor tinggal pada perbaikan akses jalan dan penanganan pengungsi.

"Kuncinya ya jalan aja. Jalan dan pengungsi dua itu aja untuk Sumatera Barat. Mudah-mudahan sebelum Ramadan sudah selesai," ungkap dia.

Sementara itu, untuk penanganan di Sumatera Utara, Tito menyebut wilayah terdampak yang parah berada di Desa Garoga, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Penangan fokus pada pembersihan jalan yang tertutup longsor. 

"Jalan yang longsor kemudian tertutup sama pembersihan lumpur-lumpur dan menolong pengungsi," ucap dia. 

Ia menambahkan bahwa bantuan kepada warga yang rumahnya kategori rusak ringan dan sedang telah diberikan oleh pemerintah. Sementara, bagi warga yang rumahnya rusak berat, bisa pindah ke Hunian Sementara (Huntara). 

"Yang (rusak) berat ini tinggal pindah ke huntara hunian sementara, atau pindah ke sebagian sudah menerima dana hunian. Artinya mereka bisa tinggal di rumah keluarganya atau sewa," sambungnya.

Adapun, untuk provinsi Aceh penanganannya memiliki tantangan tersendiri. Di wilayah dataran tinggi, penanganan akan fokus pada penambahan stok logistik dan perbaikan akses jalan.

Sementara di wilayah dataran rendah, Tito menegaskan pembersihan lumpur dan pengerukan sungai menjadi fokus utama penanganan pasca bencana ini.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut