Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penjual Es Kue Gabus Viral Dapat Motor dari Kapolres Depok: Senang, tapi Masih Takut
Advertisement . Scroll to see content

TNI AD Harap Masalah Penjual Es Kue Jadul Tak Berlarut, Tegaskan Salah Paham

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:59:00 WIB
TNI AD Harap Masalah Penjual Es Kue Jadul Tak Berlarut, Tegaskan Salah Paham
Anggota Bhabinkantibmas dan Babinsa penuding seorang penjual es bernama Sudrajat menggunakan bahan spons meminta maaf. (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - TNI Angkatan Darat (AD) merespons terkait tindakan Babinsa Serda Heri Purnomo yang sempat mengamankan penjual es kue jadul karena dicurigai dagangannya mengandung bahan spons di Kemayoran, Jakarta Pusat. TNI meminta konflik tersebut tak berlarut.

“Diharapkan tidak ada tuntutan atau konflik berkepanjangan yang timbul setelah pertemuan tersebut,” ucap Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannay dikutip, Rabu (28/1/2026).

Dia menambahkan, kasus tersebut merupakan kesalahpahaman antara salah satu prajuritnya dengan warga. 

Sementara itu, pihaknya juga sudah mendatangi kediaman penjual es keliling tersebut yang belakangan diketahui bernama Sudrajat di Bojonggede.

“Berdasarkan verifikasi di lokasi kejadian, peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman antara Aparat keamanan, dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas dengan warga,” tuturnya.

“Adapun langkah-langkah yang telah diambil yaitu berusaha menemui pedagang es atas nama Bapak Sudrajat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan melalui jalur dialog yang sejuk,” ucapnya.

Sebelumnya, aparat TNI-Polri yang sempat mengamankan penjual es kue jadul lantaran dicurigai berbahan spons di Kemayoran, Jakarta Pusat telah menyampaikan permintaan maaf. Mereka menegaskan hal itu semata-mata untuk memastikan keamanan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut