TNI AD Ungkap Siaga 1 Sudah Tak Diterapkan, Turun Jadi Siaga 3
JAKARTA, iNews.id - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengungkapkan status kesiapsiagaan TNI Angkatan Darat saat ini diturunkan menjadi siaga 3. Sebelumnya, status siaga 1 diterapkan sesuai dengan telegram Panglima TNI.
Donny menjelaskan, penetapan siaga 3 dilakukan dalam rangka memperkuat kesiapan pasukan untuk pengamanan Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026.
"Kita melaksanakan kegiatan siaga 3 karena juga kita akan melaksanakan kegiatan Idulfitri," ucap Donny, Kamis (12/3/2026).
Donny memastikan, kegiatan siaga 1 sebelumnya merupakan arahan dari Panglima TNI. Namun, dia menegaskan hal itu tidak berkaitan dengan pengembangan postur TNI atau penambahan satuan militer.
Kepala Bappisus Buka Suara soal Heboh TNI Siaga 1 gegara Konflik Timur Tengah
“Jadi kegiatan siaga 1 itu Panglima TNI yang memerintahkan. Tidak ada pengembangan postur TNI dalam artian penambahan satuan dalam rangka yang ditanyakan kemarin itu,” tuturnya.
Menurutnya, penerapan siaga 1 atau siaga 3 oleh TNI AD bukan untuk merespons konflik atau peperangan di wilayah manapun. Donny menerangkan, sejak awal penerapan siaga 1 untuk memeriksa kelengkapan alat utama sistem senjata dan kesiapan seluruh elemen prajurit.
Panglima TNI Terbitkan 7 Instruksi Strategis Terkait Status Siaga 1 Prajurit
Donny menyebut, dengan berakhirnya masa siaga 1, TNI AD akan mengerahkan personel untuk pengamanan selama masa libur Idulfitri.
"Jadi eskalasi diturunkan jadi siaga tiga. Demikian untuk kita menghadapi rencana kegiatan Idul Fitri," ucapnya.
Dia menuturkan, saat ini personel TNI AD dikerahkan untuk menjaga beberapa objek vital negara selama bulan suci Ramadan. Selain itu, prajurit juga ditempatkan di sejumlah titik keramaian guna memastikan mudik dan libur Lebaran 2026 berjalan kondusif dan aman.
Editor: Aditya Pratama