TNI AU Ajak Pengikutnya di Medsos Kunjungi Lanud Terbesar di Sumatra
JAKARTA, iNews.id - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengajak para pengikutnya di media sosial (medsos) mengunjungi Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Sabtu (27/4/2019). Kunjungan ke lanud terbesar di Sumatra itu bertajuk "Airmen Tour 2019."
Kunjungan tersebut sekaligus memberingati HUT TNI AU ke-73. Dalam kunjungannya bersama Dinas Penerangan TNI AU ini, masyarakat mendapat kesempatan untuk melihat langsung peralatan tempur Skadron 12 Black Panther, Skadron 16 Fighting Falcon, dan Batalyon Komando Pashkas 462/Pulanggeni.
Saat tiba, rombongan disambut langsung Komandan Lanud (Danlanud) Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Irianto Moningka dan jajarannya. Kasubdis Penum Dispen AU Yuris mengatakan, kegiatan ini sudah dilakukan TNI AU sejak 2014.
Yang berbeda pada perayaan kali ini, menurut dia, TNI AU mengajak 27 warga yang berhasil memenangkan lomba yang digelar di medsos resmi matra udara tersebut.
"Sejak twitter TNI AU diluncurkan pada 6 juni 2012, ini yang kelima Airmen kami membawa seluruh followers, sekarang ditambah dari followers instagram. Kami ingin follower kami di media sosial mengetahui apa sih yang dilakukan TNI Angkatan Udara," kata Yuris di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Sabtu (27/4/2019).

Pada perayaan kelima ini, dia menyebut, TNI AU baru kali pertama membawa masyarakat umum melihat markas TNI AU di luar pulau Jawa. Ke depan, TNI AU bakal melanjutkan tur ke pulau-pulau lain di Indonesia.
"Sebelumnya Airmen Tour kami biasanya ada di pulau Jawa, sekarang kita ke pulau Sumatera, nanti mungkin ke pulau Sulawesi atau pulau Sodor boleh juga nanti," katanya.
Sementara itu, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka memaparkan, kunjungan masyarakat dan awak media ini memang difasilitasi Dispenau TNI AU. Tujuannya, selain memberikan kesempatan masyarakat melihat langsung, juga mengedukasi lantaran Lanud Roesmin Nurjadi merupakan Pangkalan Udara TNI AU di Sumatra, yang menjadi pangkalan utama militer di wilayah barat NKRI.

"Ini adalah di mana Lanud pangkalan operasi terbesar kedua yang ada di TNI AU, peralatan tempur tentunya yang canggih yang berada di luar pulau Jawa," kata Ronny.
Pantauan iNews.id di lokasi, masyarakat dan awak media sangat antusias mengelilingi Skadron 12 Black Panther, Skadron 16 16 Fighting Falcon, dan Batalyon Komando Pashkas 462/Pulanggeni.
Antusiasme warga terlihat ketika melihat secara pesawat tempur yang dipakai TNI untuk mengusir musuh negara. Terlebih ketika masyarakat dapat menyaksikan pesawat tempur F-16 yang disebut super canggih.
Editor: Djibril Muhammad