Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhub: Penumpang Pesawat Domestik Turun Saat Nataru, Internasional Justru Naik
Advertisement . Scroll to see content

TNI AU Temukan Tumpahan Minyak Diduga dari Sriwijaya Air SJ182 di Selatan Pulau Laki

Minggu, 10 Januari 2021 - 11:53:00 WIB
TNI AU Temukan Tumpahan Minyak Diduga dari Sriwijaya Air SJ182 di Selatan Pulau Laki
Personel TNI AU ikut mencari pesawat Sriwijaya Air SJ182 dari atas perairan Kepulauan Seribu, Minggu (10/1/2021). (Foto: SINDOnews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - TNI Angkatan Udara (TNI AU) ikut mencari pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (10/1/2021). Dari udara, TNI AU menemukan tumpahan minyak di selatan Pulau Laki diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air.

Pemantauan dilakukan personel TNI AU dengan menerbangkan dua helikopter menuju koordinat hilangnya pesawat tersebut, yakni 0555 23 Lintang Selatan dan 1063605 Bujur Timur. Penemuan itu disampaikan Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops KSAU) Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi usai melakukan pemantauan melalui udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (10/1/2021).

"Kami bisa melihat adanya anomali perubahan atau kontras warna permukaaan laut. Saya berasumsi bahwa itu tumpahan minyak. Sangat jelas sekali. Anomali perubahan kontras itu dan luas sekali jangkauannya karena kurang lebih 18 jam. Kira-kira itu tumpahan minyak bahan bakar pesawat," kata Henri.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada hari Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB. Pesawat dinyatakan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak di posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki. Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 14.36 WIB. 

Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya pada pukul 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan terjadi karena faktor cuaca.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut