TPM Ganjar-Mahfud soal TKN Tolak MNC Jadi Media Penyelenggara Debat Ketiga: Kita Harus Husnuzan
JAKARTA, iNews.id – Wakil Deputi II Generasi Y dan Z TPM Ganjar-Mahfud, Achyar Al Rasyid, menanggapi penolakan TKN Prabowo-Gibran terkait MNC Media sebagai media penyelenggara debat ketiga Pilpres 2024. Dia meyakini MNC Media akan berlaku netral.
“Memang di momen-momen pemilu seperti sekarang ini sikap husnuzon itu harus kita kedepankan apalagi ketika berbicara netralitas sebuah lembaga, kelompok ataupun individu itu bisa semakin memperkeruh suasana. Kita harus yakin bahwa KPU selaku wasit dalam pemilu ini sudah melakukan pengkajian yang mendalam dari setiap keputusan yang diambil. Jadi kita sebagai peserta di dalamnya tinggal ikutin aturan main yang telah dibuat dan disepakati dan let's enjoy the game," ujar Achyar dalam keterangannya, Sabtu (6/1/2024).
Dia mengatakan, TPN Ganjar-Mahfud patuh terhadap keputusan yang dibuat KPU terkait media penyelenggara. Dirinya justru menyoroti adanya dua panelis asal Universitas Petahanan di bawah komando Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang berpotensi terjadi konflik kepentingan.
“Harusnya TKN Prabowo-Gibran bisa berkaca ketika menolak MNC Group sebagai media penyelenggara yang kita tahu bahwa dalam media penyelenggara hanya berfokus kepada media penyiaran, tidak terlibat langsung terkait terhadap pelaksanaan debat yang itu merupakan tanggung jawab dari KPU," kata dia.
"Di sisi lain jika kita lihat komposisi panelis dalam debat nanti terdapat dua orang yang merupakan akademisi dari Universitas Pertahanan yang kita tahu itu merupakan di bawah naungan Kementerian Pertahanan, dan jika kita mau sedikit berpikir radikal sangat berpotensi terjadi konflik kepentingan karena memang tugas panelis adalah membuat pertanyaan dalam debat," tuturnya.
Kendati demikian, dia menilai tidak elok jika potensi konflik kepentingan itu dipermasalahkan jelang debat. Menurutnya, TPN Ganjar-Mahfud yakin orang-orang yang ditunjuk sebagai panelis debat berintegritas.
“Kami dari Tim Pemenangan Nasionanal Ganjar-Mahfud tidak terlalu mempersoalkan itu, karena kami yakin orang-orang yang ditunjuk oleh KPU merupakan orang-orang terbaik di bidangnya dan punya komitmen serta integritas untuk membangun Indonesia lebih baik lagi ke depannya," ujarnya.
Diketahui, terdapat 11 panelis debat ketiga Pilpres 2024 yang akan dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2024. Debat ini akan mengangkat tema pertahanan, keamanan hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.
Debat ketiga akan dimoderatori oleh Ariyo Ardi dan Anisha Dasuki. Keduanya merupakan jurnalis senior dari MNC Media.
Berikut 11 nama panelis debat ketiga Pilpres 2024:
1. Prof. Angel Damayanti, Ph.D (Guru Besar Bidang Keamanan Internasional Fisipol Universitas Kristen Indonesia)
2. Curie Maharani Savitri, Ph.D (Dosen Hubungan Internasional, ahli kajian industri pertahanan dan alih teknologi Universitas Binus)
3. Prof. Evi Fitriani, Ph.D, (Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia)
4. Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D (Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia dan Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani)
5. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D (Ahil Aspek Geospasial Hukum Laut Universitas Gadjah Mada)
6. Dr. lan Montratama (Dosen Program Studi Hubungan Internasional Ahli Keamanan dan Pertahanan Universitas Pertamina)
7. Irine Hiraswari Gayatri, Ph.D (Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional)
8. Dr. Kusnanto Anggoro (Pakar Keamanan Universitas Pertahanan dan Purnawirawan Laksamana TNI)
9. Prof. Dr. Marsetio (KSAL 2012-2014 dan Ketua Dewan Guru Besar Universitas Pertahanan)
10. Philips J. Vermonte, Ph.D (Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Internasional Indonesia dan Senior Fellow CSIS)
11. Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, S.I.P. S.SI., M.T, M.SI. (Han) (Guru Besar Bidang Keamanan Global Universitas Padjadjaran)
Editor: Rizky Agustian