TPN Ungkap Elektabilitas Ganjar-Mahfud Terus Meningkat
JAKARTA, iNews.id - Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto, mengungkapkan hasil survei internal elektabilitas Ganjar-Mahfud terus meningkat. Pergerakan Ganjar-Mahfud tidak bisa diremehkan.
Hal ini disampaikannya, merespons pandangan Marcus Mietzner, seorang pakar politik dari Australia atas hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia. Mietzner berpendapat bahwa selisih 20 poin antara paslon 02 dan pesaingnya tidak dapat disepelekan.
“Saya sudah lihat datanya, di forecast nggak. Nggak sama sekali. Saya malah khawatir Ganjar menang,” kata Andi di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (25/1/2024).
Andi juga menjelaskan media analytic yang dikaji internal TPN menunjukkan naiknya sentimen negatif terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama sebulan terakhir.
Warung D3mokrasi Gandeng Klub Harley-Davidson dan Ikatan Motor Besar Indonesia Dukung Ganjar-Mahfud
Andi menegaskan perubahan dinamika politik, peristiwa-peristiwa mendatang, dan kampanye politik dapat memberikan pengaruh signifikan pada preferensi pemilih.
“Dalam satu bulan terakhir, sentimen negatif ke Pak Jokowi itu minus 62 persen, lalu dalam tujuh hari terakhir lompat ke angka 93 persen. Lalu ketika kami zoom hari ini, hanya dengan melihat platform X, sentimen negatif Pak Jokowi terkait pernyataannya di Halim kemarin, minus 96 persen,” kata Andi.
Atikoh Yakin Program Santripreneur Ganjar-Mahfud Bakal Cetak Banyak Pengusaha Andal
Seperti diketahui, Presiden Jokowi memberikan pernyataan bahwa Presiden dapat memihak dan berkampanye dalam pemilu. Menurut Jokowi, yang paling penting adalah tidak ada penyalahgunaan fasilitas negara.
“Presiden itu boleh kampanye. Boleh memihak. Kita ini kan pejabat publik, sekaligus pejabat politik. Masa ini enggak boleh,” kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2024).
Senang Pelajari Budaya, Alam Ganjar Kagumi Filosofi Masyarakat Suku Karo
Editor: Faieq Hidayat