Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral 2 Bocah di Bandung Diserang Tawon Vespa saat Main di Rumah Kosong
Advertisement . Scroll to see content

Tragis! Warga Subang Tewas Disengat Ratusan Tawon Vespa, Keluarga Histeris

Jumat, 25 Juli 2025 - 16:48:00 WIB
Tragis! Warga Subang Tewas Disengat Ratusan Tawon Vespa, Keluarga Histeris
Jenazah korban yang tewas disengat ratusan tawon vespa di Kabupaten Subang tiba di rumah duka dengan mobil ambulans, Jumat (25/7/2025). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id – Seorang warga Desa Karangmulya, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat, bernama Warno (55) tewas akibat disengat ratusan tawon vespa (Vespa affinis), Jumat (25/7/2025). 

Insiden tragis ini terjadi saat Warno nekat mengevakuasi sarang tawon di atap rumah tetangganya tanpa alat pelindung, Kamis (24/7/2025). Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pamanukan, namun nyawanya tidak tertolong. 

Jenazah Warno tiba di rumah duka pada Jumat siang dan disambut tangis histeris keluarga.

Tetangga korban, Wahidin (47) menuturkan, awalnya Warno berinisiatif memindahkan sarang tawon vespa karena merasa sudah terbiasa menangani tawon tersebut. 

“Saya bilang sebentar lagi SAR mau ke sini. Dia bilang gak apa-apa, kecil itu mah. Sudah biasa, jadi tidak takut. Kami sudah melarang, tapi dia tetap naik ke atap tanpa pelindung apa pun,” ujarnya. 

Akibat sengatan masif, Warno pingsan di lokasi kejadian dan segera dilarikan ke rumah sakit. Namun, racun dari sengatan tawon vespa yang dikenal agresif menyebabkan luka parah, hingga akhirnya ia mengembuskan napas terakhir.

"Ratusan tawon itu menyerang tubuh korban. Dia jatuh dan pingsan," ucapnya.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang, Didin Tajudin mengaku, telah menerima permintaan warga untuk mengevakuasi sarang tawon tersebut pada malam hari dengan peralatan pelindung lengkap, sesuai prosedur keselamatan. 

“Kami sudah koordinasi dengan damkar dan dijadwalkan abis Isya evakuasi sarang tawon. Sayangnya, korban bertindak sendiri tanpa koordinasi,” kata Didin. 

BPBD Subang menegaskan bahwa evakuasi sarang tawon vespa harus dilakukan oleh tenaga terlatih dengan alat pelindung seperti pakaian anti sengat, sarung tangan, dan masker wajah untuk mencegah risiko fatal.

Jenazah Warno dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Karangmulya pada Jumat sore, dihadiri keluarga dan warga setempat. Kejadian ini bukan yang pertama di wilayah Jawa Barat. 

Kepala Desa Karangmulya, Ahmad Subandi, mengimbau warga untuk tidak mengambil risiko dengan menangani sarang tawon sendiri. 

“Kami minta masyarakat serahkan tugas ini kepada petugas Damkar atau BPBD yang sudah terlatih. Jangan sampai kejadian ini terulang,” ujarnya. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut