Tujuh Fakta Wiranto Ditusuk, dari Pisau Ninja hingga Korban Pejabat Pertama

Okezone, Ilma De Sabrini, Aditya Pratama ยท Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:02 WIB
Tujuh Fakta Wiranto Ditusuk, dari Pisau Ninja hingga Korban Pejabat Pertama

Menko Polhukam Wiranto ditusuk orang di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ditusuk pasangan suami istri di Pandeglang Banten. Tidak hanya Wiranto dan ajudannya Fuad dan Kapolsek Menes Kompol Dariyanto.

Mantan Panglima TNI tersebut ditusuk di depan Gerbang Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, pada Kamis, 10 Oktober 2019, sekitar pukul 11.55 WIB. Pelaku suami istri itu bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan istrinya Fitri Andriana Binti Sunarto.

Abu Rara lahir di Medan, 24 Agustus 1968. Dia tinggal di Jalan Syahrial VI Nonor 104 LK, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut).

Sedangkan istrinya, kelahiran Brebes, 5 Mei 1998. Perempuan tersebut beralamat di Desa Sitanggal, Kecamaatan Larangan, Kabupaten Brebes. Pasangan suami istri itu mengontrak di Kampung Sawah Desa/Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, sampai saat ini belum diketahui apa peran istri dari pelaku penusukan. Dia mengungkapkan, keduanya saat ini masih diperiksa intensif.

"Pelaku diduga sendiri, dia melakukan sendiri tapi pada saat sebelum kejadian dia bersama istrinya berdua," kata Dedi dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

Berikut fakta-fakta Wiranto ditusuk oleh dua terduga pelaku :

1. Abu Rara Tusuk Wiranto Secara Membabi Buta

Abu Rara menusuk Wiranto secara membabi buta. Aksi itu dilakuka secara tiba-tiba saat Wiranto turun dari mobilnya. Saat itu, Wiranto hendak pulang menggunakan heli setelah melakukan kunjungan di sebuah kampus daerah Pandeglang, Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wiranto sempat bertemu dan menerima aspirasi dari Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Mathlaul Anwar, Banten.‎ Setelah mendengarkan aspirasi dari mahasiswa, Wiranto berjanji akan menyampaikan ke Presiden Jokowi.

2. Wiranto Diserang Pasutri yang Diduga Jaringan Teroris

Wiranto diserang dua terduga pelaku Abu Rara (31) dan FA (21) yang diduga terpapar ISIS. Abu Rara merupakan terduga yang melakukan penusukan terhadap Wiranto.

FA dan Abu Rara diduga merupakan pasangan suami istri (pasutri) jaringan teroris. Keduanya disinyalir teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. Sebelum bergabung di JAD Bekasi, Abu Rara pernah ada di dalam jaringan JAD Kediri.

Polisi menduga keduanya telah terpapar paham radikal ISIS sehingga nekat melakukan penyerangan terhadap Wiranto.

3. Wiranto Ditusuk Menggunakan Pisau Ninja (Kunai)

Abu Rara dan istrinya FA menggunakan senjata tajam berupa pisau ninja (kunai) untuk menusuk Wiranto. Kunai merupakan pisau asal Jepang yang‎ digunakan untuk melakukan penyerangan jarak dekat.

Kunai merupakan alat ninja yang menyerupai pisau berujung lancing dan sering digunakan untuk memanjat ataupun menggali tanah. Kunai kerap berukuran kecil sekira 10-15 sentimeter.

Polisi menyita dua buah kunai dari tangan pelaku penyerang Wiranto. Kunai yang disita polisi tampak dibalut kain merah di bagian pegangannya.

4. Wiranto Alami Dua Luka Tusukan di Perut Bagian Kiri

Wiranto sempat terjatuh setelah ditusuk Abu Rara. Wiranto langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang. Setelah dilakukan pemeriksaan tim dokter, terdapat dua luka tusukan di bagian perut sebelah kiri Wiranto.

Wiranto dipindah ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, menggunakan heli. Dia langsung dilakukan operasi selama tiga jam terhadap luka tusukan di perut kirinya tersebut. Saat ini, kondisi Wiranto relatif stabil dan masih dalam perawatan.

5. Kapolsek Menes dan Ajudan Wiranto Juga Ikut Terluka

Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto dan ajudan Wiranto, Fuad juga menjadi korban penyerangan terduga teroris di Pandeglang. Keduanya ikut terluka saat pelaku Abu Rara menyerang Wiranto.

Dariyanto dan Fuad saat itu sedang berada di lokasi kejadian untuk mendampingi Wiranto. Dariyanto mengalami luka tusukan di bagian punggung, sedangkan Fuad terluka di dada sebelah kiri atas. Fuad dan Daryanto sudah dilakukan perawatan intensif.‎

6. JAD Berencana Ganggu Pelantikan Presiden

Kepala Badan Intelijen Negara (Ka BIN) Budi Gunawan mengaku sudah mendeteksi adanya rencana JAD yang akan menggangu pelantikan Presiden dan Wapres terpilih, Jokowi‎ - KH Ma-ruf Amin, pada 20 Oktober 2019, mendatang.

Hal itu diungkapkan Budi Gunawan setelah Wiranto diserang Abu Rara dan istrinya, yang merupakan anggota JAD Bekasi. Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu membantah aksi penusukan Wiranto berkaitan dengan pelantikan presiden Jokowi.

7. Wiranto Pejabat Negara Pertama yang Ditusuk

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut Wiranto merupakan pejabat negara pertama yang dicederai dengan cara ditikam. Wiranto ditikam tanpa pengawalan yang begitu ketat.

Pelaku penusukan terhadap Wiranto langsung ditangkap polisi. Setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Menes, kedua pelaku langsung dibawa ke Mabes Polri. Pelaku saat ini masih diperiksa intensif Densus 88 Antiteror di Mabes Polri‎

Editor : Djibril Muhammad