Umrah Dihentikan Sementara, Amphuri Tetap Berangkatkan 411 Orang ke Arab Saudi
JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) tetap memberangkat jemaah umrah hari ini ke Arab Saudi yang mencapai 411 orang. Padahal, Pemerintah Arab Saudi telah menghentikan sementara izin masuk untuk umrah terkait penyebaran virus korona.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Amphuri, Firman M Nuh mengatakan, pihaknya memberangkatkan para jemaah umrah karena sudah berada di ruang tunggu Bandara Soekarno-Hatta.
"Kalau sampai tadi pagi pukul 11.30 WIB adalah telah berangkat maskapai penerbangan ke Saudi untuk melaksaan umrah, mudah-mudahan dapat diterima pihak Saudi Arabia," ujarnya di Kantor DPP Amphuri, di Kawasan dr Saharjo, Tebet, Jakarta, Kamis (27/2/2020).
Firman menyebutkan, jemaah umrah yang berangkat hari ini mencapai 411 orang. Para Jemaah berangkat dengan dua pesawat berbeda yakni Saudi Airlines SV 817 dan Garuda Indonesia GA980.
Untuk Saudi Ailines, dia mengatakan, jemaah yang berangkat mencapai 237 orang. Sedangkan Garuda Indonesia berjumlah 174 orang. Kedua pesawat terbang pukul 11.00 WIB.
"Namun untuk penerbangan berikutnya tidak ada lagi penerbangan, ya sesuai dengan ketentuan pemerintah mereka. Maskapai penerbangan kan harus tunduk dan patuh atas perintah pemerintah saudi," katanya.
Firman meminta para calon jemaah umrah bersabar karena Amphuri akan mengupayakan solusi terbaik. Saat ini, Amphuri sedang berupaya melakukan negosiasi ke pihak maskapai maupun hotel terkait deposit yang telah dibayarkan sembari menunggu Pemerintah Arab Saudi kembali membuka izin pelaksanaan ibadah umrah.
"Mengantisipasi yang jelas, terutama yang belum ada proses visanya harus penjadwalan ulang dan perlu negosiasi yang baik dengan pihak hotel atau maskapai agar dana-dana yang sudah dibayarkan bisa dikembalikan," ujarnya.
Firman mengaku, baru mengetahui penghentian sementara umrah pada pagi hari saat memantau sistem pengecekan visa bagi para jamaah.
"Pagi ini kita dikejutkan dengan berita adanya suspend proses visa umrah dimulai jam 4 pagi tadi, jadi kita lihat di sistem, sistemnya tidak bisa melihat untuk melakukan pengalihan visa, namun setelah itu berlanjut informasi perkembangan dengan menunda keberangkatan jamaah umrah ke tanah suci," tuturnya.
Editor: Djibril Muhammad