Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal di Kepri, Dikirim Pakai 6 Kapal
Advertisement . Scroll to see content

Varian Covid AY.42 Tiba di Malaysia, Luhut Buka Opsi Naikkan Lagi Durasi Karantina Masuk RI

Senin, 08 November 2021 - 16:14:00 WIB
Varian Covid AY.42 Tiba di Malaysia, Luhut Buka Opsi Naikkan Lagi Durasi Karantina Masuk RI
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto Setpres).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tengah mewaspadai masuknya varian Covid-19 Delta Plus AY.4.2 ke Indonesia. Saat ini varian asal Inggris itu telah masuk ke Malaysia. 

Hal inilah yang menyebabkan pemerintah membuka opsi menaikkan lagi durasi karantina bagi pelaku perjalanan internasional.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pembukaan opsi menaikkan lagi durasi karantina bagi orang yang hendak masuk ke Indonesia bukanlah kebijakan yang tidak konsisten. Menurut dia, perubahan itu terjadi akibat perilaku virus Covid-19 yang juga berubah-ubah.

"Itu dari Inggris masuk ke Malaysia varian Delta AY.4.2, dan ini menurut saya harus kita wapsadai. Bukan tidak mungkin nanti kalau orang datang dari luar kita bisa lakukan, mungkin karantina naik jadi tujuh hari, ini juga tidak tutup kemungkinannya," ucap Luhut usai ratas dengan Presiden Jokowi secara virtual, Senin (8/11/2021).

Saat ini pemerintah telah memangkas durasi karantina bagi pelaku perjalanan internasional menjadi tiga hari. Pasca varian AY.4.2 masuk ke Malaysia, pemerintah pun kembali membuka opsi agar durasi karantina dinaikkan kembali menjadi tujuh hari. Luhut tak ingin kebijakan ini disebut sebagai bentuk ketidakkonsistenan pemerintah.

"Jadi jangan ini dikatakan bolak balik, tidak sama sekali, kita sangat hati-hati di sini, saya ingin menyampaikan proses pengambilan keputusan itu sains dan art, data dan kemudian kita membaca data itu, dengan baca data itu karena pengalaman kita sudah cukup sekarang, kami sangat confidence, kami cukup jernih melihat ini, jadi mohon teman teman di luar jangan berpikir pemerintah tak konsisten, kami konsisten, yang tidak konsisten itu penyakitnya," pungkas Luhut.  

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut