Viral Curhatan Anak Aceh yang Nyaris Meninggal Terbawa Arus Banjir, Kisahnya Mengharukan
ACEH, iNews.id - Viral di media sosial memperlihatkan video bocah perempuan asal Aceh curhat nyaris terbawa arus banjir bandang yang mengerikan. Kisahnya menyentuh banyak hati netizen.
Nama bocah perempuan itu ialah Arsyilla. Namun, tidak dijelaskan berapa usia adik tersebut. Dia merupakan anak perempuan asal Aceh, korban selamat banjir bandang.
Dalam video viral yang diunggah Dompet Duafa TV, terlihat Arsyilla berpakaian serba pink itu bernyanyi Bungong Jeumpa di awal video. Kemudian, dia mulai cerita bagaimana pengalamannya menghadapi banjir bandang.
"Ya Allah, ini hari apa? Apakah hari terakhir saya hidup?" kata Arsyilla di awal video, dikutip Rabu (10/12/2025).
Korban Banjir di Lhokseumawe Aceh Serbu Servis Motor dan Oli Gratis TNI
Dia melanjutkan, "Saya takut pada hari itu. Saya pikir ini hari kiamat. Lihat hujan saja sudah takut."
Arsyilla pun menerangkan bagaimana detik-detik dirinya nyaris hanyut terbawa arus banjir.
Korban Banjir Bandang di Aceh Berebut Bantuan, Ribuan Keluarga Bertahan di Pengungsian
Menurutnya, sebelum air naik dia pergi ke warung yang bertingkat (dua lantai). Nah, dia melihat dengan mata kepalanya sendiri air naik dan naik hingga seatap.
Tanggul Jebol Picu Banjir Besar di Tanggamus, Ratusan Rumah Terendam
Tidak bisa hanya berlindung di lantai satu warung tersebut, si adik kecil itu naik ke lantai dua.
"Saya jatuh, terus ditemui, terus dipegang kaki saya. Kaki saya dipegang (mamah), sebelum saya dibawa (arus) air," ujarnya.
Di video tersebut, Arsyilla berdoa agar seluruh korban banjir Aceh-Sumatra kuat menerima cobaan ini.
"Semoga keluarga yang ada di sini sehat selalu, mudah rezekinya selalu," ungkapnya.
Video viral ini telah ditonton 7,1 juta kali di Instagram. Banyak selebriti Tanah Air ikut menangis melihat pengakuan Arsyilla yang selamat dari banjir bandang di Aceh.
"Nangis aku dek," kata Chiki Fawzi.
"Ya Allah dek," ungkap Meisya Siregar.
Camelia Malik hanya bisa memberikan emotikon menangis dan berdoa untuk si adik.
"Ya Allah," ujar Teuku Wisnu.
Editor: Muhammad Sukardi