Viral Guru BK Telat Input Data PDSS Siswa SNMPTN 2022, LTMPT Buka Suara
JAKARTA, iNews.id - Sebuah video viral memperlihatkan siswa di sekolah menangis akibat guru BK telat input data PDSS untuk SNMPTN 2022. Pihak LTMPT pun buka suara terkait hal ini.
Dilihat tim iNews.id, video tersebut memperlihatkan beberapa siswi perempuan menangis sesenggukan. Dalam video tersebut tertulis bahwa guru BK terlambat input data PDSS untuk SNMPTN 2022.
"Saat yang lain sibuk milih prodi snmptn. ternyata guru bk terlambat input data pdss," bunyi keterangan dalam video tersebut.
Untuk diketahui, per Senin (14/2/2022) LTMPT resmi membuka pendaftaran SNMPTN 2022. Para calon pelamar pun tengah disibukkan dengan memilih prodi yang diinginkan.
SNMPTN 2022: Aturan Pilih Prodi di Portal ltmpt.ac.id, Jangan Sampai Salah!
Koordinator Sosial dan Promosi LTMPT 2022 Ismaini Zain pun angkat bicara. Menurutnya tidak ada kesempatan untuk sekolah mengisi data yang telah terlambat dari waktu yang ditentukan karena pengisian PDSS telah ditutup pada 8 Februari kemarin.
"Tidak bisa (kesempatan). Sudah tutup 8 Februari (sudah 1 bulan) ditambah waktu 2 x 24 jam. Sekarang kan sudah ganti masa daftar SNMPTN," kata dia kepada tim iNews, Senin (14/2/2022).
Pendaftaran SNMPTN 2022 Dibuka Sore Ini di ltmpt.ac.id, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Lebih lanjut, Ismaini menjelaskan bahwa LTMPT tidak memberikan sanksi kepada sekolah yang melakukan kelalaian tersebut. Sebab, menurutnya sudah semestinya sekolah memerhatikan siswanya.
"Tidak (sanksi atau teguran) karena kan sudah seharusnya sekolah memperhatikan siswanya," tutur dia.
Sementara itu, ia merasa iba terhadap kejadian yang dialami para siswa sekolah tersebut. Padahal, menurutnya sudah ada ribuan sekolah yang berhasil mengisi data PDSS.
"Kasihan. Sekolahnya kurang persiapan, nggak tahu kenapa. Pingin tahu juga, apa kendalanya ya? Sementara ribuan sekolah berhasil. Ada 18 ribu lebih yang berhasil sampai finalisasi nilai," ujar dia.
Pendaftaran SNMPTN 2022 sendiri mulai dibuka pada hari ini, Senin (14/2/2022). Rencananya, pendaftaran akan dibuka selama dua minggu sampai dengan Senin (28/2/2022).
Editor: Puti Aini Yasmin