Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JK Singgung Ijazah di Wisuda Unhas, Sindir Jokowi?
Advertisement . Scroll to see content

Viral JK Ingatkan Pentingnya Menyimpan Ijazah Asli: Kalau Tak Ada, Bisa Jadi Masalah Besar!

Rabu, 04 Juni 2025 - 17:29:00 WIB
Viral JK Ingatkan Pentingnya Menyimpan Ijazah Asli: Kalau Tak Ada, Bisa Jadi Masalah Besar!
Jusuf Kalla (JK) melontarkan pernyataan menohok soal ijazah saat memberikan orasi ilmiah dalam acara wisuda Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/6/2025). (Foto: Unhas TV)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan pentingnya menjaga dan menyimpan ijazah asli dengan baik. Dalam orasi ilmiah di hadapan ribuan wisudawan Universitas Hasanuddin (Unhas), Selasa (3/6/2025), JK menekankan kelalaian dalam menyimpan dokumen pendidikan bisa berdampak fatal di masa depan.

JK menyinggung soal ijazah saat memberi nasihat kepada para wisudawan terkait tantangan di dunia kerja. Ia mengaku hanya sekali membuka ijazahnya sejak lulus pada 1967, namun tetap menyimpannya dengan aman.

"Saya semenjak lulus tahun 1967, 58 tahun lalu, cuma satu kali saya membuka ijazah saya. Selainnya di lemari. Walaupun ijazah saya harus hati-hati, harus betul-betul disimpan baik-baik," katanya.

Ia memperingatkan di masa mendatang, bisa saja keaslian ijazah dipertanyakan. Jika tidak bisa menunjukkannya, itu bisa menjadi masalah besar.

"Nanti di belakang hari dipertanyakan kalau tidak ada aslinya," ujar JK yang disambut tawa dan tepuk tangan para wisudawan.

Ia mencontohkan situasi memalukan yang bisa terjadi jika seseorang telah menjabat sebagai pejabat publik namun tak dapat menunjukkan ijazah asli.

"Itu masalah besar kalau Anda sudah jadi gubernur, jadi bupati, jadi apa. Ditanya ijazah tidak ada, Anda memalukan," ujarnya.

Meski JK menekankan pentingnya keterampilan dalam dunia kerja, dia menegaskan bahwa ijazah tetap harus disimpan dengan baik sebagai dokumen resmi.

"Jadi, tolong diplastiki ijazah Anda supaya aman. Itulah sedikit tentang ijazah. Setelah ijazah dapat dari Pak Rektor, Anda simpan lemari dan Anda tidak memerlukan lagi karena di dunia usaha, ijazah tidak ada artinya, yang ada artinya adalah kemampuan, semangat, dan kemauan yang keras," katanya.

Pernyataan JK ini langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Meski tak menyebut nama, banyak pihak menilai pernyataannya sebagai sindiran halus terhadap polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Sebelumnya, Jokowi juga sudah menanggapi polemik keaslian ijazahnya. Ia mempertanyakan sikap sejumlah pihak yang terus meragukan keaslian ijazahnya, termasuk Roy Suryo, meski sudah dibuktikan oleh berbagai lembaga resmi.

"UGM nggak dipercaya, Bareskrim nggak dipercaya, KPU nggak dipercaya. Yang mau dipercaya siapa?" kata Jokowi di Solo, Rabu (28/5/2025).

Jokowi juga merujuk hasil survei Indikator Politik Indonesia yang mencatat 66,9 persen responden tidak percaya bahwa dirinya memalsukan ijazah.

"Artinya masyarakat memiliki logika dan penalaran yang sehat," ujarnya.

Terkait masih ada yang belum percaya meskipun dari Bareskrim Polri telah menyatakan bahwa ijazahnya asli, Jokowi menegaskan, dirinya menyerahkan sepenuhnya ke proses hukum. Proses di pengadilan diharapkan dapat membuka semuanya secara jelas dan gamblang. 

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut