Viral! Lurah di Medan Didorong Warga hingga Tercebur ke Comberan saat Bongkar Polisi Tidur
MEDAN, iNews.id - Video viral memperlihatkan aksi tak terpuji seorang warga yang mendorong lurah hingga tercebur ke comberan di Jalan Madupuro, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara. Insiden itu terjadi saat lurah bersama timnya menertibkan polisi tidur ilegal yang kerap dikeluhkan warga.
Lurah Kelurahan Perintis Muhammad Fadli, menjadi korban dalam kejadian tersebut. Dalam video yang viral di media sosial, Fadli terlihat sedang memimpin pembersihan jalan sebelum tiba-tiba didorong warga hingga jatuh ke parit berair kotor.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/10) pagi. Saat itu, Fadli bersama petugas kelurahan tengah menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai keberadaan polisi tidur buatan warga yang dipasang tanpa izin.
“Ini ceritanya, jadi tadi pagi kita mendapat laporan dari warga berkait adanya pemasangan polisi tidur yang tanpa izin, baru adanya sampah atau gundukan tanah di situ yang berserak sama papan. Kita melakukan pembersihan," ujar Lurah Kelurahan Perintis Muhammad Fadli dikutip dari iNews Medan, Selasa (14/10/2025).
"Jadi waktu kita melakukan pembersihan, ada perlawanan dari yang memasang itu karena menurutnya itu dipasang di depan rumah dia, padahal itu bukan, itu di jalan umum, di fasilitas umum,” katanya lagi.
Menurut Fadli, upaya mediasi di lapangan sempat dilakukan. Namun, warga yang menolak penertiban tidak mau diajak berdialog dan justru bersikap agresif.
“Nah akhirnya terjadilah pendorongan saya, sehingga saya masuk ke dalam drainase atau parit tadi,” katanya.
Fadli menjelaskan bahwa polisi tidur ilegal itu dibuat dari ban dan batu yang ditumpuk hingga menonjol ke badan jalan. Hal tersebut dinilai berbahaya bagi pengendara dan melanggar aturan karena dibangun tanpa izin.
“Kalau berdasarkan informasi dari kepala lingkungan, memang warga situ sering keberatan dengan apa yang dibuat-buatnya. Memang agak meresahkan,” ucapnya.
Bongkaran polisi tidur tersebut dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan umum, mengingat lokasi tersebut sering dilalui kendaraan warga sekitar.
Fadli mengaku telah memiliki bukti video dan foto saat dirinya didorong ke dalam comberan. Dia berencana melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan daerah dan polisi agar mendapatkan tindak lanjut hukum.
Editor: Donald Karouw