Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penjelasan Kakorlantas Polri soal Viral Patwal Senggol Mobil Warga di Tol Tomang
Advertisement . Scroll to see content

Viral Mobil Patwal Senggol Kendaraan di Tol, Korlantas Turun Tangan

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:34:00 WIB
Viral Mobil Patwal Senggol Kendaraan di Tol, Korlantas Turun Tangan
Video yang menampilkan mobil patwal diduga menyenggol kendaraan lain di Tol Tomang viral di media sosial. (Foto: @dramaojol.id/Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Video yang menampilkan mobil patwal diduga menyenggol kendaraan lain di Tol Tomang arah Tangerang viral di media sosial. Korlantas Polri turun tangan memastikan kebenaran peristiwa tersebut.

Dalam video yang beredar, tampak salah satu pengendara menghentikan kendaraannya di depan mobil patwal tersebut. Dia lalu menghampiri patwal di belakangnya dengan mengatakan mobilnya disenggol.

"Kenapa diseonggol mobil saya? Kenapa disenggol, Pak? Disenggol nih," ujar pengendara itu, dikutip dari akun Instagram @dramaojol.id, Kamis (15/1/2026).

Polisi yang berada dalam mobil patwal itu berusaha menenangkan sang pengendara.

"Di depan ya, di depan. Macet, Pak, Macet, Pak," kata polisi yang berada di dalam mobil patwal tersebut.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Faizal mengungkapkan pihaknya masih melakukan pengecekan untuk memastikan kejadian yang sebenarnya. Dia mengatakan pihaknya juga mencari bukti terkait peristiwa tersebut. 

"Ini lagi kita cek. Kalau memang ada senggolannya itu pasti ada bekas senggolannya," kata Faizal, dikutip Kamis (15/1/2026).

Menurut Faizal, dalam kondisi lalu lintas yang padat, gesekan antarkendaraan memang berpotensi terjadi. Namun, gesekan ringan biasanya hanya menimbulkan lecet kecil dan berbeda dengan tabrakan pada kecepatan tinggi.

Meski begitu, kata dia, Korlantas akan menindaklanjuti kasus tersebut dengan memanggil anggota patwal yang terlibat. Selain itu, pihaknya juga akan berupaya bertemu langsung dengan pemilik kendaraan yang merasa dirugikan.

"Kita cek nantinya apakah itu senggolan atau bukan, itu kita tinjau dulu. Kita minta waktunya ya," ujarnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut