Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Empat Oknum BAIS TNI Pelaku Penyiram Air Keras Andrie Yunus
Advertisement . Scroll to see content

Viral Oknum Prajurit TNI AD Diduga Transaksi Narkoba di Jaktim, Kini Ditahan

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:48:00 WIB
Viral Oknum Prajurit TNI AD Diduga Transaksi Narkoba di Jaktim, Kini Ditahan
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - TNI AD buka suara soal video viral yang memperlihatkan oknum prajurit bertransaksi narkoba di Kompleks Berlan, Jakarta Timur. Bedasarkan penelusuran dan penyelidikan internal, oknum prajurit TNI tersebut merupakan Koptu YP dari satuan Puspalad.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Donny Pramono memastikan Provost Puspalad telah menangkap Koptu YP dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Koptu YP mengakui telah melakukan pembelian dan menggunakan narkoba, di mana diperkuat dengan hasil tes urine yang bersangkutan dengan hasil positif," kata Donny kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Saat ini, kata Donny, Koptu YP telah ditahan di satuannya dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI. Dia menegaskan tindakan Koptu YP merupakan perbuatan yang sama sekali tidak mencerminkan sikap mau pun nilai-nilai keprajuritan. 

"Kami juga tegaskan bahwa TNI AD berkomitmen penuh terhadap upaya pemberantasan narkoba dan tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit, terlebih yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, dan setiap pelanggaran akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku," tutur dia.

Donny mengatakan video di media sosial merupakan gabungan dari dua potongan kejadian yang berbeda atau tidak saling berkaitan. 

Pada potongan video pertama merupakan transaksi narkoba yang dilakukan Koptu YP. Video selanjutnya menampilkan kendaraan dinas Kostrad beserta pengemudinya atas nama Pratu Laode, merupakan kejadian terpisah.

"Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pengemudi tersebut, ia menyatakan bahwa keberadaannya di sana adalah untuk berkunjung ke rumah temannya, dan yang bersangkutan mengaku tidak terkait dengan kegiatan prajurit TNI di awal video," kata Donny.

Akan tetapi, Donny menegaskan pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan secara internal. Apabila di kemudian hari ditemukan adanya indikasi pelanggaran, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut