Visi Misi Ganjar-Mahfud untuk Mempercepat Kedaulatan Pangan demi Kesejahteraan Petani
JAKARTA, iNews.id - Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD berkomitmen untuk mempercepat kedaulatan pangan dengan menghentikan praktik konversi lahan. Hal ini merupakan bagian dari delapan langkah strategis mereka dalam mewujudkan visi Negara Maritim yang Adil dan Lestari sebagai calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024.
Misi mereka melibatkan kombinasi langkah-langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi mandiri dengan fokus pada pengetahuan dan nilai tambah.
Penghentian konversi lahan bertujuan untuk memastikan bahwa lahan subur dan produktif tetap digunakan sesuai dengan kepentingan petani kecil dan pekerja tani.
Selain itu, mereka juga akan memperkuat pengelolaan tata ruang yang adil dan berkelanjutan dengan membagikan lahan yang produktif dan subur.
Pemberian lahan produktif kepada petani bertujuan untuk menghentikan praktik konversi lahan, yang dikhawatirkan akan berdampak buruk pada lingkungan dan kondisi lahan itu sendiri.
"Menghentikan konversi lahan untuk memastikan lahan subur dan produktif diberikan kepada petani kecil dan buruh tani," tertulis dalam misi kedaulatan pangan Ganjar-Mahfud.
Selanjutnya, untuk melaksanakan misi ini, Ganjar Pranowo-Mahfud MD memiliki program yang mencakup peralatan pertanian modern dan dukungan infrastruktur yang relevan. Mereka berkomitmen untuk memberikan akses petani, peternak, dan nelayan ke peralatan modern, benih berkualitas, pupuk yang terjangkau dan tepat waktu. Selain itu, mereka juga mendorong program pengembangan industri pangan yang berkelanjutan sebagai bagian dari visi dan misi mereka.
"Memajukan industri pangan yang bersaing dengan mengutamakan sumber pangan lokal untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah melalui fasilitasi penelitian dan teknologi pangan yang ramah lingkungan," tertulis dalam visi-misi Ganjar-Mahfud.
Dalam rangka mendukung lahan pertanian yang subur untuk petani, pasangan ini bertujuan untuk menghentikan praktik konversi lahan, memastikan bahwa lahan yang subur dan produktif digunakan sesuai peruntukannya oleh petani kecil dan buruh tani, dan menjalankannya dengan tata kelola ruang yang adil dan berkelanjutan.
Terlebih lagi, pasangan Ganjar-Mahfud MD memiliki program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan. Mereka berkomitmen untuk memastikan peningkatan pendapatan petani, nelayan, dan peternak, sambil menerapkan kebijakan perdagangan yang mendukung produksi dalam negeri.
"Memperbanyak sistem pengairan (waduk, bendungan, embung dan irigasi), jalan usaha tani yang memadai, fasilitas cold storage, serta pengolahan dan pemasaran hasil tani, ikan, maupun ternak terintegrasi," tulisnya lagi.
Dari misi mengenai kedaulatan pangan, Ganjar memiliki prestasi yang signifikan dalam kesejahteraan pertanian, terutama bagi petani. Bersama Gerakan Generasi Alumni Muda dan Akademisi (Pena Mas), yang terdiri dari lulusan berbagai universitas, Ganjar melakukan diskusi dengan petani di Banaran, Wonosobo, Jawa Tengah. Tujuannya adalah untuk mendengarkan dan memahami tantangan yang dihadapi petani selama musim kemarau.
Koordinator Wilayah Pena Mas Ganjar, Reza Abdurrakhman, menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi petani di Banaran terkait pasokan pupuk, yang berdampak negatif pada produktivitas pertanian mereka.
Ketika Ganjar Pranowo menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, program Kartu Tani diimplementasikan sebagai salah satu prioritasnya untuk mengurangi tingkat kemiskinan, di mana pendistribusiannya pupuk menjadi salah satu manfaat yang esensial bagi para petani.
"Jelas permasalahan petani itu selalu pupuk ya, jadi masyarakat juga menyampaikan terkait kelangkaan pupuk, pendistribusiannya pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani. Kita menyosialisasikan kita buka data bahwa selama Pak Ganjar 10 tahun menjabat Gubernur Jawa Tengah itu memprioritaskan petani melalui Kartu Tani," tutur Reza dalam siaran persnya.
Reza berpendapat bahwa Ganjar Pranowo telah secara efektif mengatasi aspirasi petani terkait masalah pupuk selama masa jabatannya sebagai gubernur, terutama melalui program ketahanan pangan.
Upaya ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para petani tentang masalah kelangkaan pupuk yang telah menjadi perhatian utama, bukan hanya di Jawa Tengah, tetapi juga di berbagai wilayah di Indonesia.
Maka dari itu, Pena Mas sedang aktif dalam upaya untuk menyosialisasikan visi, misi, dan program-program Ganjar Pranowo dengan harapan bahwa keberhasilan yang telah dicapai di Jawa Tengah dapat menjadi model program nasional yang akan memberikan manfaat merata bagi para petani di seluruh Indonesia.
Editor: Komaruddin Bagja