Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hadir di Timika, MNC Sekuritas Perkuat Literasi dan Inklusi Pasar Modal hingga ke Indonesia Timur
Advertisement . Scroll to see content

Wakil Ketua DPD Desak Aparat Usut Tuntas Guru Tewas hingga Pembakaran Sekolah di Papua

Rabu, 15 Oktober 2025 - 11:18:00 WIB
Wakil Ketua DPD Desak Aparat Usut Tuntas Guru Tewas hingga Pembakaran Sekolah di Papua
Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai mendesak aparat mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap guru hingga tewas dan pembakaran sekolah oleh KKB. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai mendesak aparat mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap guru hingga tewas dan pembakaran sekolah oleh kelompok yang diduga bagian dari anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Adapun, peristiwa kekerasan yang dialami seorang guru bernama Melani Wamea yang tewas dianiaya oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terjadi pada, Jumat (10/10/2025). Melani diketahui mengajar di Sekolah Jhon D Wilson, di Distrik Holuwon, Yahukimo, Papua Pegunungan

Yorrys menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian yang dialami guru tersebut. Dia juga meminta aparat untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. 

“Kejadian ini tidak bisa ditolerir. Siapa pun pelakunya, kekerasan terhadap oknum tenaga pendidik tidak bisa diterima atas alasan apa pun”, ucap Yorrys dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk Papua (MPR for Papua) ini menambahkan, kekerasan terhadap tenaga pendidik di Tanah Papua sudah terjadi berulang kali. Sejak awal tahun 2025 hingga saat ini, puluhan tenaga pendidik mengalami kekerasan, di antaranya ada yang kehilangan nyawa, hingga mengalami luka berat.

Bukan hanya tenaga pendidik, bangunan sekolah juga acapkali menjadi sasaran perusakan. Salah satunya dialami oleh SMP Kiwirok, Pegunungan Bintang. 

Pada Senin (13/10), bangunan sekolah SMP tersebut dibakar sekelompok orang yang diduga bagian dari anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Yorrys mengimbau aparat keamanan untuk melakukan tindakan tegas dan investigasi secara menyeluruh terkait fenomena yang menimpa infrastruktur pendidikan di Tanah Papua, khususnya di Papua Pegunungan. 

Sebab, menurut Senator asal Papua itu menyebut, infrastruktur pendidikan adalah garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia di Tanah Papua. 

“Saya meminta seluruh pihak, khususnya aparat keamanan untuk melakukan tindakan tegas dan investigasi menyeluruh untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi tenaga pendidik dan bangunan sekolah di Tanah Papua,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma menambahkan, kekerasan yang terus terjadi pada dunia pendidikan di Papua Pegunungan memerlukan respons komprehensif dari semua pihak yang berkepentingan dengan masa depan Papua menuju Tanah Damai.

Dia juga menegaskan bahwa puluhan korban tenaga pendidik selama tahun 2025 serta pembakaran sekolah tempat masyarakat menuntut ilmu, seharusnya membuat seluruh pihak mencurahkan perhatian yang serius. Tidak cukup lagi dengan retorika perdamaian, apalagi sekadar persoalan OPM melawan TNI/Polri.

“Kekerasan yang menimpa guru dan hancurnya bangunan sekolah ini sudah menyangkut masalah kemanusiaan. Bukan sekadar tentang perbedaan ideologi, tapi masa depan generasi Papua di masa yang akan datang,” ujarnya.

Sebelumnya dikabarkan, kontak tembak terjadi antara aparat keamanan dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kodap XV Ngalum Kupel. Insiden ini pecah menyusul aksi pembakaran bangunan lama SMP Negeri Kiwirok di Desa Sopamikma, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan oleh KKB, Senin (13/10/2025).

Insiden bermula sekitar pukul 06.00 WIT, ketika pemantauan Satgas Operasi Damai Cartenz mendeteksi tujuh orang bersenjata api membakar fasilitas pendidikan tersebut. 

Menindaklanjuti laporan itu, personel Satgas Ops Damai Cartenz bersama aparat gabungan TNI-Polri segera bergerak menuju lokasi. Pada pukul 07.20 WIT, sesaat setelah tim tiba di ujung Bandara Kiwirok, terdengar satu kali letusan tembakan dari arah lokasi pembakaran. 

Kontak tembak pun tak terhindarkan. Dalam baku tembak tersebut, aparat berhasil memukul mundur KKB atau dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu ke arah Kampung Kotobib.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut