Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bangkit dari PHK, UMKM Roti Rumahan Berhasil Tembus Pasar Ekspor berkat BRI
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Makassar Akan Pulihkan Ekonomi dengan Adaptasi dan Digitalisasi 

Kamis, 23 Juni 2022 - 18:56:00 WIB
Wali Kota Makassar Akan Pulihkan Ekonomi dengan Adaptasi dan Digitalisasi 
Wali Kota Makassar Danny Pomanto. (Foto: dok Pemko Makassar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto membeberkan sejumlah langkah strategi guna pemulihan ekonomi yang terpuruk imbas pandemi Covid-19. Dia menyebut lewat adaptasi dan digitalisasi sejumlah lini ekonomi salah satunya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Danny sapaan akrabnya proses itu tidak bisa langsung harus secara bertahap. Penguatan ini untuk pondasi perekonomian yang lebih kuat di masa depan. 

“Kami memperkuat UMKM dengan mendigitalisasi menjadi start up. Kemudian (ini) menjadi kekuatan ekonomi,” kata Danny saat memaparkan program di acara Indonesia Visionary Leader (IVL) XI secara virtual, Kamis (23/6/2022).

Danny menambahkan guna mencapai target itu memerlukan tiga kebijakan utama diantaranta revolusi sumber daya manusia (SDM).

"Pertama, revolusi sumber daya manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi. Kedua, rekonstruksi kesehatan, ekonomi, sosial, dan budaya. Ketiga, restorasi ruang kota yang inklusif menuju kota nyaman kelas dunia," ucapnya.

Kemudian, secara teknis Pemkot Makassar membuat terobosan dengan menciptakan 5.000 start up lorong, 5.000 lorong wisata, dan inkubator center. Hasilnya, perekonomian Kota Makassar rebound ke 4,47 persen pada 2021.

“Diawali UMKM, mendapatkan inkubasi (bisnis). Pemerintah makassar akan menjadi offtaker. Ini berdasarkan pengalaman membeli sampah dari bank-bank sampah. Karena pengalaman ini, kami sangat membuat startup lorong. Insya Allah tahun ini 1.000 lorong wisata,” ujarnya.

Diketahui perekonomian Kota Makassar ambruk imbas Pandemi Covid-19 menerjang. Berdasarkan data, pertumbuhan ekonomi kota paling besar di wilayah timur Indonesia itu periode 2016-2019, yakni 8,03; 8,23; 8,24; dan 8,79 persen. Namun, pada 2022 perekonomian Kota Makassar turun drastis ke angka -1,27 persen.

Lebih lanjut, Danny mengatakan keadaan itu sebenarnya hampir sama dengan daerah lain. Saat ekonomi turun tentu menjadi alarm bagi pemkot untuk segera memperbaiki. 

Menurutnya, Jika tidak ada efek domino, seperti peningkatan pengangguran dan kemiskinan. Ia menjelaskan fungsi pemerintah itu untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. 

"Ada empat filosofi yang ditanamkan Pemkot Makassar, yakni lebih aman (sosial), lebih sehat (budaya), lebih nyaman (ruang kota), dan lebih produktif. Sebenarnya lebih produktif ini yang paling diidamkan masyarakat. Misalnya, turunnya kemiskinan dan pengangguran, serta naiknya income per kapita. Ini kadang-kadang terlupakan dalam penilaian pemerintahan,” tuturnya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut