Wamentan Saleh Mustafa Janji Berantas Mafia Pangan, Dapat Arahan dari Prabowo
JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Saleh Mustafa menegaskan pihaknya akan terus memberantas mafia pangan. Saleh menilai, setiap pihak yang terbukti melanggar harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Namun, menurutnya penindakan tetap harus mengedepankan pembuktian yang kuat.
“Pemberantasan mafia pangan harus mengedepankan penegakan hukum. Jika terbukti melakukan pelanggaran, tentu harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun, penindakan juga harus didasarkan pada bukti yang kuat agar proses hukum berjalan secara tepat dan akuntabel,” kata Saleh dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).
Saleh menegaskan akan menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional. Bersama Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dan seluruh pemangku kepentingan, dia mengaku akan mendorong percepatan program pertanian, termasuk pembukaan lahan dan peningkatan kesejahteraan.
Menurutnya, arahan Presiden Prabowo Subianto telah diterima dan selanjutnya perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan.
“Ini merupakan tugas negara yang harus kita laksanakan. Presiden sudah memberikan arahan kepada Pak Mentan dan saya. Selanjutnya, kita tinggal menjalankan arahan tersebut bersama-sama,” ujar Saleh.
Dia menilai tantangan untuk mewujudkan kedaulatan pangan ke depan tidak ringan. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian disebut perlu bekerja sama meningkatkan kapasitas produksi, membuka lahan pertanian, serta mendorong kesejahteraan petani.
“Pesan Presiden, tugas ke depan cukup berat. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian harus bekerja bersama untuk membangun kedaulatan pangan. Pembukaan lahan dan peningkatan kesejahteraan petani juga menjadi hal penting yang harus kita dorong,” katanya.
Saleh Mustafa telah resmi menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian. Dia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026 di Istana Negara, menggantikan Sudaryono yang ditugaskan menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Sebelum masuk ke kabinet, Letjen Saleh Mustafa merupakan perwira tinggi militer aktif yang menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Editor: Reza Fajri