Wapres Tegaskan Pentingnya Perguruan Tinggi: Asah Mahasiswa Jadi SDM Berdaya Saing Global
JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin menegaskan perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun talenta-talenta unggul nasional. Di antaranya, perguruan tinggi sebagai agen transformasi sosial dan ekonomi bangsa diharapkan tidak lagi sebatas tempat terjadinya transfer ilmu.
"Perguruan tinggi adalah tempat mengolah, mengasah, menguatkan, dan mengembangkan potensi, keilmuan serta karakter mahasiswa sehingga menjadi SDM yang inovatif dan berdaya saing global," ujar Ma'ruf pada Dialog Nasional Manajemen Talenta Nasional Indonesia Emas 2045 yang disiarkan YouTube Universitas Andalas, Kamis (10/3/2022).
Ma'ruf mengatakan perguruan tinggi juga dituntut dapat menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan bakat, kemampuan, dan keahliannya. Harapannya, lulusan perguruan tinggi dapat memilih jalan karier atau profesi yang sesuai dengan talentanya tersebut.
"Sehingga siap menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, bahkan juga dunia," kata Ma'ruf.
Wapres Ma'ruf Amin : Lulusan UI Punya Peluang Pekerjaan yang Baik dan Penghasilan Tinggi
Lalu, perguruan tinggi disebutnya memimpin dalam proses membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang tidak saja menguasai ilmu pengetahuan, tapi juga memiliki iman dan takwa serta karakter kebangsaan yang kuat.
"Karakter jati diri bangsa penting untuk ditumbuhkan dan dipelihara. Sejarah mencatat bahwa kemerosotan suatu bangsa sering terjadi karena lupa akan jati dirinya. Hidup dan bangunnya suatu bangsa tergantung pada akhlaknya, jika mereka tidak lagi menjunjung tinggi akhlaknya, maka bangsa itu akan musnah bersamaan dengan keruntuhan akhlaknya. Pancasila yang kita sepakati sebagai pemersatu bangsa harus senantiasa kita pedomani sebagai landasan dalam berperilaku," ucapnya.
Selain itu, lanjut Ma'ruf, perguruan tinggi diharapkan menghasilkan lulusan yang tidak saja memiliki pemahaman teoretis, tetapi juga memiliki kapasitas problem solving dan reasoning. Sehingga mampu menjawab permasalahan nyata di masyarakat dengan ilmu yang dimilikinya.
"Untuk itu, perguruan tinggi harus peka dalam memperhatikan tren masa depan dalam rangka mempersiapkan lulusannya agar siap menghadapi tantangan di kemudian hari. Perguruan tinggi juga harus berjalan beriringan dan mengakar di masyarakat," tuturnya.
Terakhir, dalam menempatkan diri sebagai lembaga yang mengembangkan talenta, perguruan tinggi harus melakukan perbaikan terus-menerus.
Ma'ruf mengungkapkan kesadaran dari semua pihak untuk saling bersinergi dan berkolaborasi sangat dibutuhkan dalam setiap proses manajemen talenta. Ibarat bibit tanaman, manajemen talenta bertujuan untuk menyediakan ekosistem bagi talenta unggul hingga dapat berkembang dan membuahkan hasil.
"Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia industri, dan dunia usaha serta masyarakat harus terus dibangun dan diperkuat sehingga mampu menciptakan ekosistem yang ideal bagi tumbuhnya bibit-bibit talenta nasional," katanya.
Editor: Rizal Bomantama