Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prakiraan Cuaca 17 Maret 2026, BMKG: Waspada Hujan Sangat Lebat di NTT-Sulbar!
Advertisement . Scroll to see content

Waspada, Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Berpotensi Terjadi di Barat Lampung-Kepulauan Mentawai 

Minggu, 08 Mei 2022 - 08:56:00 WIB
Waspada, Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Berpotensi Terjadi di Barat Lampung-Kepulauan Mentawai 
Gelombang tinggi di perairan Indonesia. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang sangat tinggi hingga 6 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Barat Lampung-Kepulauan Mentawai. Gelombang tinggi ini terjadi hingga besok Senin 9 Mei 2022.

“Gelombang yang sangat tinggi di kisaran 4,0-6,0 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia Barat Lampung-Kepulauan Mentawai,” kata BMKG dikutip dalam keterangan resminya, Minggu (8/5/2022).

BMKG mengungkapkan gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Hal ini diakibatkan adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan angin berkisar 4 - 20 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6 - 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Lampung mencapai 25 - 40 knot.

Peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian tengah, perairan timur P. Nias - Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sape, Laut Sawu, perairan utara Kep. Sermata - Letti, perairan utara Kep. Babar - Tanimbar, perairan Merauke, perairan Yos Sudarso.

Kemudian, di Laut Banda, Laut Flores, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, perairan Kep. Sangihe - Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan Kep. Sitaro, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat, Samudera Pasifik Utara Papua.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut