Webinar Leader Talk: Cara Jatim Bangkit dari Pandemi Covid-19
JAKARTA, iNews.id – Penyebaran virus corona atau Covid-19 kini tidak lagi berpusat di DKI Jakarta. Episentrum pandemi juga bergeser ke sejumlah daerah. Provinsi Jawa Timur, salah satunya.
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menunjukkan, kasus terkonfirmasi positif di Jatim menjadi tertinggi kedua setelah DKI. Bila dihitung penambahan harian, kasus positif di wilayah ini dalam beberapa hari terakhir bahkan menjadi yang terbanyak di Indonesia.
Pada Rabu (3/6/2019) kemarin, misalnya, penambahan kasus positif sebanyak 183 orang, sehingga total menjadi 5.318 orang. Pada hari sama penambahan di Ibu Kota sebanyak 82 orang.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota di Jatim terus berkoordinasi untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah.
Keberhasilan PSBB untuk menekan penularan Covid-19 antara lain tergambar di Kota Malang. Sejumlah pasien yang semula dinyatakan positif telah sembuh dan angka penularan juga berhasil ditekan.
Menurut Khofifah, PSBB tentu bukan satu-satunya cara. Jatim juga mengintensifkan rapid test dan swab test, terutama di klaster-klaster baru. Selain itu ada beberapa strategi lain yang diterapkan. Apa saja?
Langkah-langkah ini yang akan dibedah dalam Web Seminar (webinar) Leader Talk yang digelar stasiun televisi iNews dan portal berita iNews.id bertajuk “Cara Jatim Bangkit dari Pandemi Covid-19”, Kamis (4/6/2020) pukul 13.00-15.00 WIB.
Seminar menghadirkan pembicara Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Malang Sutiaji, Pengamat Sosial dari Universitas Brawijaya Rahmat Kriyantono dan Pengamat Kesehatan dari Universitas Airlangga Atik Choirul Hidajah.
Seminar yang dipandu moderator Anisha Dasuki dan Okky Arisandy dapat disimak melalui live streaming di akun Youtube iNews Official dan iNews Portal. Pendaftaran dapat dilakukan di https://bit.ly/3cdT8YV.
Editor: Zen Teguh