Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Cinta Wiranto dan Rugaiya Usman: Perjalanan 50 Tahun dari Remaja hingga Akhir Hayat
Advertisement . Scroll to see content

Wiranto: Iriawan Jadi Pj Gubernur untuk Sukseskan Pilkada Jabar

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:10:00 WIB
Wiranto: Iriawan Jadi Pj Gubernur untuk Sukseskan Pilkada Jabar
Menkopolhukam Wiranto. (Foto: SINDONews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, akhirnya ikut angkat suara terkait pengangkatan Komjen Pol Iriawan sebagai penjabat (pj) gubernur Jawa Barat. Menurut dia, pengangkatan jenderal polisi bintang tiga itu sebagai pimpinan sementara di Pemprov Jabar semata-mata ditujukan untuk menyukseskan Pilkada 2018.

“Orientasinya hanya ingin melakukan suatu langkah-langkah yang mendukung pemilu sukses di Jawa Barat. Jadi (pengangkatan) itu tidak perlu dipermasalahkan,” ujar Wiranto diJakarta, Jumat (22/6/2018).

Mantan panglima ABRI itu pun membantah tudingan yang menyebut pemerintah memiliki tujuan politik atas penunjukan Iriawan selaku pj gubernur Jabar. “Misalnya, kalau ada kecurigaan dipasang di sana untuk memenangkan calon polisi, saya kira pemikiran itu salah. Karena toh sekarang hasil surveinya sangat ‘di bawah’, dalam waktu seminggu gak mungkin didongkrak sampai menang,” ucap dia.

Calon polisi yang dimaksud Wiranto adalah Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan—yang kini sedang mengikuti kompetisi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Anton diusung sebagai calon wakil gubernur (cawagub) oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan dipasangkan dengan calon gubernur (cagub) Tb Hasanuddin.


Menurut berbagai hasil survei, elektabilitas Tb Hasanuddin–Anton Charliyan memang selalu berada di urutan buncit alias paling bawah, dibandingkan dengan elektabilitas tiga pasangan lain yang ikut bertarung di pilgub Jabar tahun ini. “Maaf ya, saya berbicara seperti ini karena harus blak-blakkan, jangan sampai muncul kecurigaan (ketidaknetralan Iriawan) seperti itu,” kata Wiranto.

Dia menekankan, penunjukan Iriawan sebagai penjabat gubernur Jawa Barat oleh pemerintah telah dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Karenanya, kecurigaan terkait ketidaknetralan perwira tinggi Polri itu di Pilkada Jabar tidak seharusnya muncul di publik.

“Intinya, adanya pengalaman dan keahlian beliau (Iriawan), maka pantas untuk punya kualitas mengamankan daerah Jabar, agar dalam pelaksanaan pemilu ini tetap aman, kondusif, dan masyarakat bisa memilih dengan tenang, dengan baik,” tutur Wiranto.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo resmi melantik Iriawan menjadi penjabat gubernur Jawa Barat, Senin (18/6/2018). Iriawan bakal menjalankan tugas kepala daerah untuk sementara waktu, menggantikan Gubernur Ahmad Heryawan yang sudah berakhir masa jabatannya pada Rabu 13 Juni 2018.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut