Wiranto Minta TNI dan Polri Netral Saat Mengamankan Pemilu 17 April

Antara, Irfan Ma'ruf ยท Senin, 15 April 2019 - 12:56 WIB
Wiranto Minta TNI dan Polri Netral Saat Mengamankan Pemilu 17 April

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Aparat keamanan di seluruh wilayah Indonesia diminta siap mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019. Semua potensi ancaman terhadap pemungutan suara 17 April 2019 harus dinetralisasi.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, Tempat Pemungutan Suara (TPS) termasuk titik utama yang harus diamankan. Keamanan masyarakat jangan sampai terganggu ketika memberikan hak suara di TPS.

"Cari temukan dan atasi sebelum mereka melakukan kegiatan yang mengganggu pemilu dan mengganggu pemilih," ujar Wiranto ketika memimpin Rapat Koordinasi pembahasan kesiapan pengamanan tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pileg dan Pilpres 2019 di Kantor Menko Polhukam, Jakarta, Senin (15/4/2019).

BACA JUGA:

Wiranto Pimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Pemilu 17 April 2019

PP Muhammadiyah Dukung Pemilu 2019 Jujur, Damai dan Anti-Politik Uang

Dia juga meminta aparat keamanan, baik TNI maupun Polri tetap netral dalam menjalankan tugas. Jangan cenderung berpihak kepada calon atau kelompok tertentu. "Pasang mata dan telinga, netralisasi setiap indikasi yang mengganggu pemilu," ucapnya.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat kepada aparat keamanan harus tetap dijaga. "Ini yang sudah berkali-kali disampaikan oleh Panglima TNI maupun Kapolri," katanya.

Rapat dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan. Selain itu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, tiga kepala staf angkatan TNI, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Menkominfo Rudiantara serta perwakilan lembaga dan kementerian terkait.


Editor : Kurnia Illahi