Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sidang Gugatan Ijazah di PN Solo, Penggugat Minta Jokowi Ucapkan Sumpah Pemutus
Advertisement . Scroll to see content

Yakin Jokowi Menang di Jatim, Khofifah: Madura Tetap Harus Kerja Keras

Kamis, 20 Desember 2018 - 02:02:00 WIB
Yakin Jokowi Menang di Jatim, Khofifah: Madura Tetap Harus Kerja Keras
Koordinator Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Pusat Khofifah Indar (Foto: iNews.id/Feldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Koordinator Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Pusat Khofifah Indar Parawansa optimistis pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin akan meraih kemenangan signifikan di Jawa Timur (Jatim) pada Pilpres 2019. Dia menilai survei kepuasan masyarakat Jatim atas kinerja Jokowi cukup tinggi.

“Rasanya Pak Jokowi akan mendapatkan kemenangan yang signifikan di Jawa Timur,” kata Khofifah di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Menurut Khofifah, dari hasil survei yang dirilis salah satu lembaga survei di Jatim menunjukkan 78 persen masyarakat provinsi setempat masuk dalam kategori sangat puas, puas, dan cukup puas terhadap pemerintahan Jokowi. Publik Jatim yang puas itu, kata dia, beberapa di antaranya kalangan milenial dan kaum perempuan.

Lebih lanjut, dia menuturkan, ada tiga pertimbangan utama masyarakat Jatim dalam menentukan pilihan terhadap pemimpin. Pertama berdasarkan program, kedua berdasarkan kelayakan, dan ketiga berdasarkan fatwa ulama.

"Ini tiga besar yang menjadi dasar publik Jatim memilih pemimpin. Kalau ketiga hal ini bisa dilakukan proses pendekatan yang bersinergi akan sangat baik,” ujar dia.

Sementara Gubernur Jawa Timur terpilih itu menilai, untuk meraup suara di pulau terdekat Jatim, yakni Madura, Jokowi-Ma’ruf masih harus lebih bekerja keras. Pasalnya, pada Pilpres 2014 lalu, Jokowi kalah dengan Prabowo Subianto di Madura.

Namun, Khofifah yakin peluang Jokowi sangat tinggi untuk menang di Madura. Sebab, masih banyak masyarakat setempat yang belum menentukan sikap.

“Di Sampang sendiri undecided voters-nya masih 80 persen, masih sangat tinggi. Madura memang pada posisi terakhir Pak Jokowi masih harus bekerja keras untuk Madura,” tutur Khofifah.

Dia menyambut positif dengan kunjungan Jokowi di Madura, termasuk pertemuan presiden dengan ulama se-Madura hari ini. Menurut Khofifah, ada respons positif yang diberikan para ulama kepada Jokowi. Dia berharap, pertemuan itu bisa memberikan penguatan kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

“Ketika mereka mengenal lebih dekat, mudah-mudahan pilihan-pilihan itu kemudian menemukan format yang bisa memberikan penguatan pada Pak Jokowi,” tutur Khofifah.

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut