Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti
Advertisement . Scroll to see content

Yogyakarta HUT ke-270 Hari Ini, Begini Sejarah Hari Jadinya

Rabu, 07 Oktober 2026 - 12:37:00 WIB
Yogyakarta HUT ke-270 Hari Ini, Begini Sejarah Hari Jadinya
Tugu Yogyakarta menjadi ikon kota paling populer. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Kota Yogyakarta genap berusia 270 tahun pada hari ini, Rabu (7/10/2026). Hari Jadi Kota Yogyakarta diperingati setiap 7 Oktober, merujuk pada momentum perpindahan Sultan Hamengkubowono I beserta keluarga dan pengikutnya dari Ambarketawang menuju Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat pada 7 Oktober 1756.

Penetapan 7 Oktober sebagai Hari Jadi Kota Yogyakarta memiliki dasar hukum melalui Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2004 tentang Hari Jadi Kota Yogyakarta. Dalam perda tersebut disebutkan, hari jadi ditetapkan berdasarkan peristiwa kepindahan Sultan Hamengkubowono I beserta keluarga dari Ambarketawang memasuki Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Lantas, bagaimana sejarah hingga 7 Oktober ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Yogyakarta? Simak ulasan selengkapnya hanya di artikel ini.

Sejarah Hari Jadi Kota Yogyakarta

Sejarah Yogyakarta tidak terlepas dari Perjanjian Giyanti yang berlangsung pada 13 Februari 1755. Perjanjian tersebut membagi Kerajaan Mataram menjadi dua wilayah, yakni Kasunanan Surakarta dan wilayah yang berada di bawah kekuasaan Pangeran Mangkubumi.

Dalam pembagian tersebut, Pangeran Mangkubumi kemudian diakui sebagai penguasa wilayah Mataram bagian pedalaman dan bergelar Sultan Hamengkubowono I.

Setelah Perjanjian Giyanti, pada 13 Maret 1755, Sultan Hamengkubowono I menetapkan wilayah kekuasaannya sebagai Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dengan pusat pemerintahan di Ngayogyakarta.

Sultan kemudian mulai membangun pusat pemerintahan atau keraton di kawasan Pacethokan. Pembangunan tersebut diawali dengan babat alas pada 9 Oktober 1755.

Selama pembangunan keraton berlangsung, Sultan Hamengkubowono I beserta keluarga menempati Pesanggrahan Ambarketawang di Gamping. Dari tempat tersebut, Sultan mengawasi pembangunan keraton yang dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan baru.

Setelah pembangunan berlangsung hampir satu tahun, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat akhirnya siap ditempati.

Pada 7 Oktober 1756 atau Kamis Pahing, 13 Sura 1682 Tahun Jawa, Sultan Hamengkubowono I beserta keluarga dan para pengikutnya melakukan boyongan dari Ambarketawang menuju keraton yang baru selesai dibangun.

Peristiwa perpindahan tersebut kemudian menjadi dasar penetapan Hari Jadi Kota Yogyakarta.

Dalam Perda Kota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2004, tanggal tersebut disebut bertepatan dengan 7 Oktober 1756 dan ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Yogyakarta yang diperingati setiap tahun.

HUT ke-270 Kota Yogyakarta

Memasuki usia 270 tahun, Pemerintah Kota Yogyakarta mengusung tema 'Otentik Konkret'. Tema tersebut menjadi semangat untuk menjaga identitas, sejarah, tradisi, budaya, serta kekhasan Yogyakarta sekaligus menerjemahkannya dalam aksi nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

Puncak peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta digelar hari ini melalui Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 di kawasan Sumbu Filosofis.

WJNC 2026 mengangkat tema 'Gana Kalajaya' dan melibatkan 14 kemantren se-Kota Yogyakarta. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-270 yang berlangsung sepanjang Oktober 2026.

Dengan demikian, usia 270 tahun Kota Yogyakarta yang diperingati hari ini bukan semata-mata dihitung dari berdirinya keraton, tetapi merujuk pada momentum bersejarah ketika Sultan Hamengkubowono I beserta keluarga dan pengikutnya berpindah dari Ambarketawang menuju Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat pada 7 Oktober 1756.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut