Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Hormati Vonis Bebas Delpedro Cs, Yusril: Saya Minta Jaksa Tak Lagi Berteori
Advertisement . Scroll to see content

Yusril: untuk Dukung Jokowi, PBB Sudah Katakan Tidak

Rabu, 18 April 2018 - 15:37:00 WIB
Yusril: untuk Dukung Jokowi, PBB Sudah Katakan Tidak
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. (Foto: iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Poros ketiga dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 sulit terbentuk. Apalagi, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sudah menyatakan kesiapannya kembali menjadi calon presiden (capres).

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan, situasi politik saat ini berbeda dengan tahun 1999. Menurutnya, saat itu poros tengah digalang, karena yang mekanisme pemilihan Presiden dan Wakil Presiden melalui MPR.

"Kalau sekarang ini yang milih rakyat, bikin poros tengah itu tidak mudah mewujudkan," ujar Yusril di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/4/2018).

Dia mengakui ada upaya dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan untuk menggagas porois ketiga. Namun, PBB, kata dia belum memutuskan untuk terlibat atau dalam upaya menggagas poros tengah itu.


"Alternatifnya kami belum putuskan ke arah mana, tetapi kalau untuk dukung Jokowi, PBB sudah mengatakan tidak. Kalau Jokowi calon tunggal ya PBB dukung kotak kosong," ucapnya.

Pada kesempatan itu dia juga mengakui belum merapat ke Partai Gerindra. Sampai saat ini, pihaknya belum ada komunikasi dengan Partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu.

"Kami hormati rekan-rekan yang mungkin sudah merasa lebih berhak menjadi pasangannya Prabowo saya tidak begitu ngotot atau apa jadi saya biasa-biasa saja," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut