Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arus Balik Lebaran, 22 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Zulhas Temukan Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.000 di Pasar Minggu 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:15:00 WIB
Zulhas Temukan Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.000 di Pasar Minggu 
Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Mendag Budi Santoso meninjau kondisi harga dan pasokan pangan di Pasar Minggu Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Yuwantoro Winduajie)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga cabai rawit merah masih tinggi usai Lebaran 2026. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menuturkan, harga komoditas tersebut kini menyentuh Rp100.000 per kilogram (kg).

Hal ini diketahui saat pria yang akrab disapa Zulhas itu dalam peninjauan bersama Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2026) untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok pasca-Lebaran 2026.

Dari hasil peninjauan, pemerintah memastikan pasokan pangan dalam kondisi aman meski sejumlah komoditas seperti cabai masih terpantau memiliki harga tinggi.

Zulhas mengatakan, lonjakan harga terjadi salah satunya pada cabai rawit merah.

"Cabai rawit merah. Iya yang kecil, yang segini, yang pedas. Iya, itu tadi 100 harganya," ucap Zulhas.

Dia merinci harga cabai jenis lain masih lebih rendah.

"Tadi 50 kalau yang biasa, ya sekilo 50.000," tuturnya.

Meski demikian, Zulhas menilai secara umum stok pangan masih aman meski aktivitas pedagang belum sepenuhnya pulih karena sebagian belum berjualan usai Lebaran.

"Persediaan banyak ya, beras banyak, ayam stoknya banyak, telur banyak, sayur-sayuran banyak. Walaupun mungkin pedagang belum 100 persen ya. Mungkin sudah 60-70 persen yang buka, 30 persen belum ya," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut