Umumkan Jagoan Pilkada 2018, Petinggi PDIP Sindir Kampanye Hitam
JAKARTA,iNews.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan bakal calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Jakarta.
Tampak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tiba di kantor DPP PDIP bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto. Mereka kompak mengenakan busana serba hitam.
Menurut Hasto, mengenakan seragam serba dimaksudkan sebagai tanda prihatin atas kampanye hitam yang menimpa salah satu pasangan cawagub dari PDIP.
“Hari ini saya menggunakan baju hitam seperti Ibu Mega karena kampanye hitam terjadi sebelum pilkada,” kata Hasto di DPP PDIP, Lenteng Agung Minggu (7/1/2018).
Hari ini PDIP mengumumkan pasangan cagub dan cawagub usungan PDIP di lima provinsi. Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Selatan (Sumsel), dan Kalimantan Timur (Kaltim). Hasto tidak menyebut bakal calon untuk Provinsi Jawa Timur (Jatim).
“Hari keseluruhan provinsi akan diumumkan PDI Perjuangan sebagai tanggung jawab kami. Hanya ada satu provinsi yang sifatnya masih penugasan di Kalimantan Timur mengingat posisi PDIP tidak maju sendiri. Jatim tentu saja kami masih melihat suasana kebatinan Azwar (Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas) yang saat ini terus mendapat dukungan rakyat,” ujar Hasto.
Dia menuturkan, untuk nama pasangan cagub dan cawagub Provinsi Kaltim sebenarnya sudah final. Tetapi, PDIP masih menunggu konfirmasi salah satu partai politik (parpol) koalisi. Sementara untuk Jatim, Hasto mengatakan, PDIP menunda dan tidak diumumkan hari ini.
“Kami lihat lah, politik kan seni. Kami sudah ikut pemilu berulang kali, jadi kami tahulah harus diumumkan kapan, tidak hari ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hasto mengatakan, dalam pengumuman itu pimpinan partai di daerah terkait ikut hadir. Menurutnya, pimpinan partai daerah itu akan dimintai penjelasan oleh Megawati Soekarnoputri.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto