Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Kebiasaan Buruk Ngerem Bisa Bikin Ban Cepat Aus dan Menyebabkan Kecelakaan
Advertisement . Scroll to see content

4 Penyebab Rem Mobil Terkunci, Begini Cara Mengatasinya

Kamis, 28 Oktober 2021 - 11:04:00 WIB
4 Penyebab Rem Mobil Terkunci, Begini Cara Mengatasinya
Jangan sampai terkunci, rem berfungsi mengatur laju dan menghentikan kecepatan kendaraan dengan aman. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rem merupakan komponen vital pada kendaraan. Part ini berfungsi mengatur laju dan menghentikan kecepatan mobil dengan aman.

Sebab itu, komponen ini perlu mendapat perhatian serius dalam perawatan. Jangan sampai rem blong atau terkunci.

Untuk menghindari masalah di jalan, berikut empat penyebab rem mobil terkunci.

1. Karat pada rem

Masalah pertama penyebab rem mobil tidak bisa balik ke posisi semula alias terkunci adalah karat pada rem. Jika terjadi kondisi seperti itu rem akan susah digerakkan alias seret. 

Bila tercampur kotoran, debu, pasir, tanah, panas dan lumpur dapat terjadi vapour lock. Kondisi di mana udara terjebak pada rem, sehingga komponen besi pada rem dapat berkarat.

2. Mobil lama tidak digunakan

Mobil yang lama tidak digunakan akan mengurangi fungsi sistem rem. Itu terjadi karena faktor perubahan suhu dan kelembaban. Biasanya ditemui ciri-ciri seperti timbul karat pada bagian cakram. 

Akibatnya, rem tidak bekerja maksimal dalam menghentikan laju kendaraan. Tidak hanya itu saja minyak rem juga aka mengalami penurunan kualitas dan titik didih. 

Sebab itu, walau tidak digunakan lajukan mobil maju mundur di garasi untuk memastikan rem selalu berfungsi 

3. Setelan rem terlalu rapat

Perlu Anda ketahui sistem kinerja pada rem membutuhkan ruang gerak untuk memaksimalkan pengereman. Maka itu lakukan penyetelan dengan memberinya sedikit ruang bergerak. Hindari menyetel rem terlalu rapat. 

4. Rem sudah kedaluarsa

Semua komponen pada kendaraan memiliki usia pakai. Tak terkecuali rem. Meskipun ketebalan masih padat, namun karet pada bahan baku rem sudah mengalami penurunan kualitas. 

Umumnya terjadi karet yang sudah kaku dan mengeras. Situasi tersebut dapat menimbulkan rem tidak bisa balik ke posisi semula. Piston rem hanya bergerak pada satu posisi sehingga pergerakannya terkunci dan tidak fleksibel. Tidak ada cara mengatasinya selain mengganti komponen rem dengan yang baru.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut