7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek Setelah Menerobos Banjir
JAKARTA, iNews.id - Banjir masih menghantui sebagian masyarakat di Jakarta dan sekitarnya lantaran curah hujan masih tinggi. Tak sedikit dari pengendara mobil yang nekat menerobos untuk cepat sampai ke tujuan.
Kepala Bengkel Auto2000 Pasar Kemis, Erwin Surianto menyarankan kepada pemilik mobil untuk memeriksa beberapa komponen kendaraan yang rentan rusak karena terendam banjir.
"Para pemilik mobil sebaiknya lebih berhati-hati saat menerobos banjir, karena ada sejumlah komponen pada mobil yang rentan rusak bila terendam genangan air," ujarnya saat dihubungi iNews.id, baru-baru ini.
Irwan mengungkapkan beberapa komponen yang harus diperiksa pascabanjir. Berikut ulasannya:
1. Rem
Jika mobil masih menggunakan rem tromol, sebaiknya pedan rem ditekan berkali-kali sampai normal sebelum keluar dari area banjir untuk melanjutkan perjalanan. "Mekanisme rem tromol biasanya butuh waktu lama untuk kembali bekerja optimal ketimbang rem cakram," kata Irwan.
2. Radiator
Komponen radiator sering menjadi sarang bagi partikel kecil, sampah, dan kotoran yang terbawa saat menerobos banjir. Setelah melewati banjir, ada baiknya untuk membersihkan radiator menggunakan air bersih bertekanan rendah.
"Selain dibersihkan dengan air bersih, kuras air radiator dan isi dengan yang baru agar semakin menyempurnakan proses pendinginan mesin serta tidak overheat," katanya.
3. ECU
Komponen Electronic Control Unit (ECU) seringkali ditempatkan di dalam kabin atau ruang mesin. Sekalipun penempatannya aman, pusat sistem elektronik di mobil ini rentan terhadap air.
"Perhatikan ketinggian air jika tetap ingin melintasi jalan banjir. Jika ECU terkena cipratan air atau tergenang, siap-siap merogoh kocek puluhan juta rupiah untuk mengganti ECU yang rusak," ujar Irwan.
4. Kabel dan Sekring
Kabel dan sekring berperan penting dalam sistem kelistrikan mobil. Meski sudah dilindungi dengan baik, namun ada baiknya kabel dan sekring rutin dicek. Hal ini untuk menghindari cipratan maupun air genangan terkena kabel dan sekring saat mobil terobos banjir, sehingga mengakibatkan korsleting dan kerusakan pada komponen kelistrikan mesin mobil.
5. As Roda, Tie Rod, Ball Joint, Seal Power Steering
Sektor kaki-kaki seperti as roda, tie rod, dan ball joint juga wajib diperiksa usai mobil melibas genangan air. Area tersebut biasanya diberikan boot karet yang berfungsi melindungi gemuk sebagai media pelumas masing-masing komponen.
"Kalau boot karet robek ditambah gemuk bercampur dengan air banjir, risikonya kaki-kaki bisa karatan dan lecet. Jika kondisi ball joint dan tie rod masih baik, cukup ganti boot karet roda saja dan dilumasi kembali dengan gemuk," kata Irwan.
6. Filter Udara
Air filter atau filter udara pada dasarnya bertugas menjaga aliran udara untuk kebutuhan mesin, serta menyaring material debu dari udara masuk ke ruang bakar. Jika mobil kebanjiran, pastikan tidak langsung menyalakan mobil jika filter udara sudah basah terkena air.
7. Oli Mesin, Transmisi dan Gardan
Jika mobil sudah terendam air, ada baiknya segera menguras pelumas mesin maupun transmisi dan gardan. Pasalnya, oli yang sudah tercampur air, akan mengurangi daya lumas.
"Kalau daya lumasnya berkurang, bisa mengurangi daya gesek dari mesin sehingga terjadi keausan dini. Karena itu, lebih baik segera kuras dan mengganti pelumas baru untuk ketiga area tersebut," katanya.
Itulah beberapa komponen penting kendaraan yang wajib diperhatikan usai menerobos banjir atau kendaraan tergenang air.
Editor: Dani M Dahwilani