Era Kendaraan Listrik, Shell Perlahan Siap Tinggalkan Bahan Bakar Fosil
JAKARTA, iNews.id - Bahan Bakar Minyak (BBM) dari fosil mahkluk hidup yang terkubur jutaan tahun lalu diyakini akan habis sewaktu-waktu. Menghadapi itu, Shell akan mengganti sumber tersebut dengan energi listrik.
Fuel Marketing Manager Shell Indonesia, Ratna Anggraini mengemukakan, era kendaraan listrik tidak dapat terbantahkan dan perusahaan siap menyambutnya.
"Perkembangan ke depan memang terletak pada cara, bagaimana kita mengurangi bahan bakar fosil secara bertahap," ujar Ratna Anggraini saat ditemui di Jl Thamrin, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Dia menuturkan, langkah-langkah tersebut sudah mulai terlihat dari bahan bakar minyak yang mulai dicampur dengan biofuel. Teknologi mesin ini mulai dikembangkan menuju era kendaraan bertenaga listrik.
"Perlahan namun pasti, nantinya kita benar-benar tidak akan menggunakan bahan bakar fosil lagi dan akan fokus mengembangkan teknologi untuk sumber tenaga listrik," ujar Ratna.
Shell melihat ke depan soal perkembangan di luar bahan bakar fosil yang akan terjadi sangat pesat. Tidak hanya itu, produsen minyak ini juga sudah menyiapkan rencana untuk membuat stasiun pengisian daya mobil listrik.
"Pusat riset kami sudah mulai bersiap ke arah sana (kendaraan listrik). Kami juga sudah ada rencana untuk membangun stasiun pengisian tenaga listrik. Kalau kapan mulai diterapkan mesti lihat data pemerintah terlebih dahulu," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani