Jadi SPG di Pameran Otomotif Tidak Hanya Modal Cantik, tapi Harus Pintar
JAKARTA, iNews.id - Kehadiran usher atau dikenal kalangan umum dengan sebutan sales promotion girl (SPG) dalam pameran otomotif menjadi daya tarik tersendiri. Namun, selain memiliki penampilan menarik, mereka juga harus pintar menjelaskan produk yang dijaganya.
Salah satunya SPG Booth Suzuki GIIAS 2019, pada Juli lalu, Indira. Dia menuturkan, menjadi SPG tak hanya harus model cantik fisik, tapi juga punya kemampuan menjelaskan produk yang sedang dipegang, misalnya mobil.
"Kita harus tahu luar dalam tentang mobil ini. Jadi, saat ada pengunjung datang, kita tidak bingung dan bisa menjelaskan," ujar Indira, saat ditemui iNews.id di GIIAS 2019, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan selama pameran, ada juga beberapa pengunjung yang 'nakal'. Mereka hanya berniat menggoda dan tidak ingin mengetahui tentang produk yang ditawarkan.
Hal senada disampaikan Gieya Alexandra, SPG Booth Hino. Perempuan cantik yang telah merilis single lagu ini mengatakan banyak pengunjung yang mencoba menggoda dengan meminta nomor kontak polselnya.
"Macam-macam (bentuk godaannya). Kalau hanya minta foto bareng saja sih oke. Tapi kalau minta nomelor kontak ya aku tolak. Paling aku kasih akun Instagram aku," ujar Gieya.
Walaupun banyak pengalaman-pengalaman yang tidak mengenakan, mereka mengaku tidak kapok jika harus kembali menjadi SPG di pameran apapun, termasuk otomotif. Terlebih, honor yang diterima cukup menggiurkan paling kecil Rp1 juta per hari.
Editor: Dani M Dahwilani