Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Warga Korea Ramai-Ramai Buru Produk AC yang Mengandung Emas, Berapa Nilainya?
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Langsung Nyalakan AC saat Masuk Mobil, Ini Bahayanya

Kamis, 05 April 2018 - 06:37:00 WIB
Jangan Langsung Nyalakan AC saat Masuk Mobil, Ini Bahayanya
Banyak zat berbahaya dalam kabin kendaraan, jangan langsung menyalakan AC pada saat masuk mobil. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Cuaca panas membuat pengguna kendaraan ingin cepat menyalakan pendingin udara alias AC pada saat masuk mobil. Tapi, ternyata hal tersebut tidak baik jika terus menerus dilakukan.

Beberapa benda yang ada di dalam mobil seperti pengharum ruangan, bahan pelapis jok hingga material plastik menjadi sumber masalah. Sinar matahari langsung yang panas menyebabkan reaksi tertentu pada benda-benda tersebut.

Berbagai senyawa baru yang berbahaya pun muncul. Salah satunya adalah benzena yang terkenal sebagai racun penyebab kanker. Seperti yang diutarakan dr Ari Fatmawati, salah satu dokter yang bekerja di klinik MNC Studio.

"Benzena yang muncul akan disirkulasikan oleh AC sehingga penumpang yang menghirup udara mobil otomatis dapat terkena polusi ini. Karena bersifat racun, benzena mampu memengaruhi ginjal dan hati karena dua organ yang berperan sebagai penyerap racun tersebut kesulitan mengeluarkannya," ujarnya, saat dihubungi iNews.id.

"Tidak hanya itu, benzena juga mampu meracuni tulang dalam tubuh sehingga menyebabkan anemia dan penurunan jumlah sel darah putih," lanjutnya.

Ari menambahkan, semakin lama terhirup dalam tubuh, maka benzena dapat menimbulkan leukimia yang memperparah risiko kanker bagi ibu hamil, benzena juga mampu mengakibatkan keguguran.

Sementara itu, dokter umum sekaligus pemerhati otomotif, Iedwal Dwi Rahardjo mengatakan, jika mobil berada di dalam ruangan dengan jendela tertutup, benzena dapat terproduksi antara 400-800 mg.

"Bila diparkir di luar ruangan dan di bawah terik matahari pada temperatur 15 derajat celcius ke atas, tingkat kepadatan benzena bisa mencapai 2.000 - 4.000 mg. Padahal, tingkat toleransi manusia terhadap racun benzena hanya 50mg/ft2," jelasnya.

Dia mengungkapkan, gas ini tak berbau dan tak berwarna jadi sulit dideteksi. Orang yang mengalami keracunan, umumnya akan merasa mengantuk, pusing, atau mual setelah menghidupkan AC. Hal ini yang bisa memicu kecelakaan di jalan raya.

Untuk itu, pada saat Anda masuk pertama kali kendaraan, buka jendala agar terjadi sirkulasi udara. Kemudian hidupkan mesin kendaraan. Selang beberapa saat baru nyalakan AC, setelah 1-2 menit jendela bisa kembali ditutup.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut