Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gendong Mesin PHEV, Jetour T2 i-DM Mampu Tempuh Jarak Lebih dari 1.200 Km
Advertisement . Scroll to see content

Mejeng di GIIAS 2026, Ada Dashcam Berteknologi AI Bisa Analisis Gaya Mengemudi

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:04:00 WIB
Mejeng di GIIAS 2026, Ada Dashcam Berteknologi AI Bisa Analisis Gaya Mengemudi
Di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, BlackVue memamerkan dashcam premium BlackVue ELITE 10-2CH dengan fitur AI Copilot. (Foto: BlackVue ELITE 10-2CH)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai diadopsi lebih luas pada perangkat otomotif. Di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, BlackVue  memamerkan dashcam premium BlackVue ELITE 10-2CH dengan fitur AI Copilot.

Teknologi ini mengubah fungsi dashcam yang sebelumnya hanya sebagai alat perekam perjalanan menjadi asisten digital yang mampu menganalisis perilaku berkendara berdasarkan data nyata kendaraan.

AI Copilot memungkinkan pengguna berinteraksi melalui percakapan di aplikasi BlackVue Fleeta. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan seperti cara meningkatkan gaya mengemudi atau alasan penurunan skor keselamatan berkendara. Sistem kemudian menganalisis data telematika yang tersimpan di BlackVue Cloud dan memberikan jawaban beserta rekomendasi yang dipersonalisasi.

Analisis tersebut memanfaatkan berbagai data hasil perekaman kendaraan, mulai dari pola akselerasi, pengereman, kecepatan, durasi perjalanan, hingga parameter keselamatan lainnya. Karena menggunakan riwayat berkendara pengguna, hasil analisis dinilai lebih relevan dibandingkan chatbot AI yang bersifat umum.

Kehadiran AI Copilot menjadi bagian dari pengembangan konsep AI-powered driving intelligence yang diusung BlackVue. Melalui teknologi ini, data perjalanan tidak hanya disimpan sebagai dokumentasi, tetapi juga diolah menjadi informasi yang dapat membantu pengemudi maupun pengelola armada mengambil keputusan berbasis data.

Selain pembaruan AI, BlackVue ELITE 10-2CH tetap membawa spesifikasi unggulan dengan kemampuan merekam video Dual 4K UHD 30 fps. Dashcam ini menggunakan sensor Sony STARVIS 2 yang dipadukan teknologi HDR, 12-Bit Capture, serta Full-Color Night Vision untuk menghasilkan rekaman yang tetap tajam dalam berbagai kondisi pencahayaan, termasuk saat malam hari.

Perangkat ini juga dilengkapi fitur Fast Boot yang memungkinkan perekaman dimulai sekitar satu detik setelah kendaraan dinyalakan. Sementara Smart Event Recording secara otomatis mendeteksi pengereman keras, benturan, akselerasi mendadak, maupun kendaraan melaju melebihi batas kecepatan, lalu menyimpan rekaman sebelum dan sesudah kejadian.

Untuk pengawasan saat kendaraan diparkir, tersedia Power Saving Parking Mode yang dirancang memiliki konsumsi daya rendah sehingga kamera tetap aktif tanpa membebani aki kendaraan. BlackVue juga menyebut perangkat ini mampu beroperasi secara stabil pada suhu tinggi yang umum terjadi di dalam kabin mobil di negara beriklim tropis.

Melalui koneksi BlackVue Cloud, pengguna dapat mengakses sejumlah fitur seperti Live View, notifikasi secara real-time, komunikasi dua arah, pencadangan otomatis rekaman penting, hingga pelacakan lokasi kendaraan melalui GPS dan Wi-Fi bawaan.

"AI akan menjadi bagian penting dalam perkembangan teknologi dashcam. Melalui AI Copilot di BlackVue Fleeta, kami ingin mengubah cara pengguna memanfaatkan data berkendara," ujar Direktur Pemasaran BlackVue Indonesia, Rudy.

"Kini pengguna tidak hanya dapat merekam perjalanan, tetapi juga memahami perilaku mengemudi mereka melalui analisis yang mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan keselamatan di jalan," katanya.

Rudy menambahkan pembaruan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi pengguna individu maupun perusahaan pengelola armada.

"Kami melihat masa depan dashcam bukan hanya sebagai alat bukti ketika terjadi insiden, tetapi juga sebagai perangkat pintar yang mampu memberikan wawasan, membantu membangun kebiasaan mengemudi yang lebih aman, serta mendukung efisiensi operasional melalui analisis berbasis data," ujarnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut