Musim Hujan Rawan Kecelakaan, Bisakah Pengguna Transportasi Online Dapat Asuransi
JAKARTA, iNews.id - Musim hujan menyebabkan jalanan licin dan menimbulkan genangan air. Curah hujan yang tinggi juga membuat jarak pandang pengendara terbatas sehingga rawan terjadi kecelakaan.
Bagaimana dengan pengguna transportasi online apabila terjadi kecelakaan sbisakah mendapat jaminan asuransi? Selama ini, jika terjadi kecelakaan masyarakat awam bingung dan menanggung biaya sendiri.
Di sisi lain, pengguna transportasi online di Indonesia semakin meningkat dan sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Ini menjadikan jaminan asuransi diperlukan.
"Pada kondisi hujan bisa muncul beberapa potensi risiko bagi pengguna. Kami melihat pentingnya mengembangkan produk perlindungan yang sesuai dengan kebiasaan masyarakat saat ini, sehingga dapat mendukung produktivitas mereka. Sebab itu, kami berinovasi memenuhi kebutuhan pengguna transportasi online melalui Jaga Hujan,” ujar Direktur Utama Central Asia Financial (Jaga Diri), Reginald Hamdani dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (8/3/2023).
Dia menuturkan Jaga Hujan menyesuaikan kebiasaan masyarakat menggunakan aplikasi digital dalam keseharian. “Kami pun mendorong pengguna Jaga Hujan melakukan seluruh prosedur secara online. Klaim akan dibayarkan melalui aplikasi Otto ke dalam uang elektronik,” kata Reginald.
Priska Sari Kurniawan, direktur operasional Jaga Diri menyebutkan pengguna asuransi bisa memilih periode hingga 30 hari dan jenis kendaraan onlline yang digunakan. Jika terjadi kecelakaan, perusahaan akan memberikan santunan bagi korban meninggal dunia sampai Rp10 juta. Untuk penggantian lonjakan harga transportasi online, baik mobil maupun motor maksimal 60 persen dari total biaya perjalanan.
"Cara mengklaimnya cukup meneruskan email bukti perjalanan di saat hujan, kami akan memproses klaim tersebut dalam 2x24 jam. Klaim akan dibayarkan melalui e-wallet pada aplikasi Otto,” ujarnya.
Seperti diketahui, jasa transportasi online di Indonesia saat ini telah berkembang dan menjadi kebutuhan dalam mobilitas. Sebut saja saat ini ada Grab, Gojek, Maxim dan sebagainya, yang menjadikan masyarakat mendapat banyak pilihan transportasi online.
Editor: Dani M Dahwilani