Penyelidikan Menemukan 60 Persen Busi Dijual Online Palsu
SYDNEY, iNews.id - Jika Anda sedang berpikir membeli busi (spark plug) secara online disarankan untuk mempertimbangkan kembali. Ini setelah penyelidikan menemukan 60 persen busi yang dijual di internet palsu.
Investigasi tersebut diungkap Kamar Federal Industri Otomotif Australia (FCAI) dan koalisi produsen otomotif. Dalam menyelidikannya mereka menemukan dari ratusan busi yang mereka beli secara online sebagian besar "penipuan terverifikasi."
Lebih mengkhawatirkan, mereka hampir tidak bisa membedakan busi yang asli atau bukan. Banyak yang tampak sangat baik dan bahkan ditandai serta dikemas dengan merek Honda, Nissan, Mazda dan Toyota.
“Kami memiliki para ahli yang memeriksa kemasan dan busi, mereka hampir tidak dapat membedakannya. Anda tidak akan tahu itu palsu sampai terlambat," ujar Kepala Eksekutif FCAI Tony Weber, seperti dilansir dari Carscoops, Senin (7/10/2019).
FCAI menyebutkan meski busi terlihat asli, namun bahan yang digunakan berkualitas rendah dan memiliki konstruksi lebih rendah. Ini terlihat ketika busi dipotong menjadi dua, tetapi terkadang sulit membedakannya.
Busi palsu dapat menghambat kinerja dan berpotensi merusak mesin. Menurut FCAI, kualitas rendah pada komponen ini dapat menyebabkan sistem pengapian, efisiensi bahan bakar, dan start up engine buruk.
Produk tersebut juga mudah panas menyebabkan penurunan pada tenaga mesin, terutama di akselerasi bawah atau beban berat. Jika terlalu panas, busi dapat meleleh dan menyebabkan kerusakan mesin yang ekstrem.
FCAI tidak menyebutkan situs web tempat busi palsu itu dibeli. Tapi, mereka mengatakan, industri otomotif bekerja dengan platform perdagangan online yang relevan untuk menghapus daftar dan melarang penjualan barang palsu ilegal dari situs mereka.
Cara paling aman melindungi kendaraan Anda dari barang palsu adalah dengan membeli busi di dealer resmi, toko onderdil mobil atau pengecer online yang sah.
Editor: Dani M Dahwilani