Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kaleidoskop 2025: Timnas Futsal Indonesia Bikin Asia Tenggara Bertekuk Lutut
Advertisement . Scroll to see content

5 Mobil Disuntik Mati pada 2021, Nomor 1 dan 4 Sempat Merajai Pasar Indonesia

Minggu, 26 Desember 2021 - 07:40:00 WIB
5 Mobil Disuntik Mati pada 2021, Nomor 1 dan 4 Sempat Merajai Pasar Indonesia
Sejumlah pabrikan memutuskan menyuntik mati mobilnya pada 2021 karena gagal bersaing alias kurang laku dan munculnya model baru. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sepanjang 2021 banyak mobil baru diluncurkan di Indonesia. Namun, ada juga yang di-stop produknya alias discontinue.

Sejumlah, pabrikan memutuskan menyuntik mati mobilnya tahun ini karena gagal bersaing alias kurang laku. Di samping itu, ini jadi bagian strategi produsen otomotif fokus pada segmen kendaraan yang lebih laris, serta adanya model baru sebagai pengganti. 

Apa saja mobil yang di-stop produksnya di Indonesia? Berikut deretan mobil disuntik mati pada 2021

1. Honda Jazz

PT Honda Prospect Motor (HPM) memutuskan menghentikan produksi Honda Jazz di Indonesia. Honda Jazz terakhir kali diproduksi pada Januari 2021.

Padahal mobil ini sempat menjadi city car terlaris di masanya. Kehadiran Honda Jazz digantikan City Hatchback yang diluncurkan pada awal Maret 2021.

2. Nissan Terra

Nissan mengumumkan Terra sudah tak lagi diproduksi dan menghentikan penjualannya untuk pasar Indonesia. Mobil yang baru diluncurkan pada 2019 tak bisa menyaingi merek lain di pasar SUV leader frame, seeprti Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner.

3. Mitsubishi Outlander Sport

PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang sudah tak lagi memproduksi Outlander Sport untuk Indonesia. Padahal, mobil ini merupakan pionir dari SUV Compact di Tanah Air. MMKSI tidak lagi membawa mobil ini di pameran dan telah menarik semua informasi terkait Outlander Sport dari situs resminya.

4. Isuzu Panther

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengumumkan Isuzu Panther sudah tak dijual dan diproduksi lagi untuk pasar Indonesia, sejak Februari 2021.

Alasan penghentian tersebut karena mobil berjuluk Rajanya Diesel ini terbentur regulasi Euro 4. Isuzu juga mengakui pasar Panther menurun tergantikan merek-merek lain. Isuzu pun memilih fokus di pasar mobil komersial.

5. Karimun Wagon R

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memutuskan menyuntik mati Karimum Wagor R. Alasannya, perusahaan akan mengembangkan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Suzuki telah menyiapkan penggantinya mobil listrik hybrid pada 2022. Mereka mengklaim mobil pengganti Karimun R ini akan dijual dengan harga terjangkau.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut