5 Mobil Populer di Indonesia Disuntik Mati di 2024
JAKARTA, iNews.id - Mobil baru terus berdatangan menggoda konsumen. Di saat bersamaan mobil-mobil yang sudah lama wara-wiri disuntik mati (discontinue).
Beberapa mobil terpaksa berhenti diproduksi karena pertimbangan tertentu. Selain faktor umur, segi penjualan atau penerimaan konsumen juga sangat menentukan.
Jadi tidak heran jika akhirnya mobil tersebut terpaksa tidak dijual lagi. Mobil apa saja itu?
Dilansir dari Autoblog, berikut lima mobil tidak akan ada lagi di pasar otomotif tahun depan walaupun populer di Indonesia.
1. Kia Rio

Pabrikan Korea ini akhirnya menyuntik mati hatchback Kia Rio di 2024. Saat ini, Kia lebih fokus pada pengembangan mobil berukuran besar, seperti MPV dan SUV. Mereka juga tengah serius berjualan mobil listrik.
Untuk mobil kecil, mereka justru lebih memilih mengembangkan Kia Picanto yang lebih terserap pasar dibandingkan Rio yang dimensinya lebih besar dibandin Picanto.
2. Mazda CX-9

SUV tiga baris ini akhirnya disuntik mati. Mazda berencana mengganti model tersebut dengan mobil baru Mazda CX-90.
Distributor Mazda di Indonesia, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) justru sudah menghadirkan Mazda CX-60 sebagai model flagship atau termahal. Mazda CX-60 menggantikan posisi Mazda CX-9 yang sebelumnya jadi mobil termahal yang dijual di Tanah Air.
3. Jeep Cherokee

Nasib Jeep Cherokee tidak sebaik saudara kandungnya, Jeep Wrangler. Empat tahun lalu nama Jeep Cherokee dibangkitkan lagi oleh Jeep.
Namun, penjualan mobil SUV berpaspor Amerika Serikat itu sangat kecil. Alhasil tidak butuh waktu lama buat Jeep untuk menghentikan perjalanan karier Jeep Cherokee.
4. Chevrolet Camaro

Chevrolet Camaro banyak dibawa ke Indonesia melalui importir umum (IU). Mobil sport Amerika Serikat itu dikenal sebagai bintang film The Transformers.
Selain itu, Chevrolet Camaro naik daun ketika pernah jadi mobil kesayangan selebritas Tanah Air, Raffi Ahmad. Sayang, ahun depan Chevrolet Camaro akan disuntik mati alias tidak diproduksi lagi.
5. Audi R8

Audi R8 dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai mobil tokoh Marvel Tony Stark, sang Iron Man. Mobil sport Jerman itu disuntik mati meski punya desain yang sangat menarik dibanding mobil sport lainnya.
Editor: Dani M Dahwilani