Adu Teknologi Keamanan, Wuling Benamkan Advanced Driver Assistance System
JAKARTA, iNews.id - Produsen mobil di dunia berlomba meningkatkan teknologi keamanan dan kenyamanan pada kendaraan. Mereka menyematkan teknologi-teknologi tersebut pada jajaran mobil andalannya.
Sebagai contoh Toyota menyematkan TSS, yakni Toyota Safety Sense. Kemudian Daihatsu mengenalkan teknologi Advanced Safety Assist (ASA). Tak ketinggalan dengan pabrikan Jepang, Wuling mengandalkan teknologi canggihnya, WISE (Wuling Interconnected Smart Ecosystem) yang terdiri dari ADAS dan Iov.
Teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) digabungkan dengan Internet of Vehicle (IoV) dalam paket Wuling Interconnected Smart System (WISE) itu telah disematkan di model flagship Wuling, yakni Almaz RS. Paket ini pula yang membuatnya lebih mumpuni ketimbang rival di kelasnya.
Lantas apa itu ADAS? Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko menjelaskan, ADAS membantu pengendara dalam berbagai kondisi menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Ini untuk memberikan kemudahan, meningkatkan keamanan serta kenyamanan selama berkendara.
"Secara garis besar, ADAS dibagi dalam empat kategori utama, yaitu Adaptive Cruise, Lane Recognition, Safe Distance and Braking Assistance, dan Automatic Light," ujarnya.
Dia mengungkapkan teknologi ADAS berada dalam satu sistem mencakup fitur-fitur sebagai berikut:
Adaptive Cruise Control (ACC)
Melalui teknologi ini mobil secara otomatis dapat menyesuaikan kecepatan jelajah dengan kecepatan kendaraan di depan sekaligus menjaga jarak aman. Fitur bekerja pada kecepatan 0-150 km/jam.
Bend Cruise Assistance (BCA)
Mengurangi kecepatan secara otomatis ketika kendaraan memasuki tikungan. Fitur bekerja pada kecepatan 0-150 km/jam
Traffic Jam Assistance (TJA) & Intelligent Cruise Assistance (ICA)
Membantu menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak aman dan menjaga agar kendaraan tetap berada di tengah lajur dalam kondisi lalu lintas padat maupun lancar. Fitur bekerja pada kecepatan 0-150 km/jam.

Lane Departure Warning (LDW)
Memberikan peringatan ketika kendaraan keluar lajur tanpa dikehendaki. Fitur bekerja pada kecepatan 60-180 km/jam.
Lane Keeping Assist (LKA)
Secara otomatis mengoreksi arah kemudi untuk kembali ke lajur yang aman. Fitur bekerja pada kecepatan 10-180 km/jam
Intelligent Head Beam Assistance (IHMA)
Kendaraan secara otomatis menyesuaikan ketinggian cahaya lampu utama sesuai dengan kondisi pencahayaan lingkungan sekitar. Fitur bekerja di atas kecepatan 30 km/jam.
Safe Distance Warning (SDW)
Memberikan peringatan ketika kendaraan di depan berada di bawah jarak aman. Fitur bekerja pada kecepatan 65-150 km/jam.
Forward Collision Warning (FCW)
Mendeteksi adanya potensi tabrakan depan dan memberikan ragam peringatan berupa suara, tampilan visual, atau rem sekejap yang disesuaikan dengan tingkat bahayanya. Fitur bekerja pada kecepatan 30-150 km/jam.
Automatic Emergency Braking (AEB)
Jika pengemudi tidak merespons peringatan bahaya tabrakan yang terdeteksi, sistem akan secara otomatis melakukan pengereman darurat. Fitur bekerja pada kecepatan 7-150 km/jam.
Intelligent Hydraulic Braking Assistance (IHBA)
Menyesuaikan besarnya gaya pengereman secara otomatis sesuai risiko bahaya jika gaya injak rem pengemudi tidak mencukupi. Fitur bekerja pada kecepatan 7-150 km/jam.
Collision Mitigation System (CMS)
Jika tabrakan tetap terjadi akibat kecepatan terlalu tinggi atau kejadian terlalu mendadak, sistem akan memaksimalkan pengurangan kecepatan sehingga mengurangi keparahan cedera atau kerusakan akibat tabrakan. Fitur ini bekerja pada kecepatan 7-150 km/jam.
Pelajari selengkapnya tentang Wuling Almaz RS di sini.
(CM)
Editor: Dani M Dahwilani