Alasan GM, Ford dan Stellantis Tolak Mobil China Masuk Amerika
JAKARTA, iNews.id - General Motors (GM), Ford, dan Stellantis menolak gagasan Presiden Donald Trump membuka peluang bagi produsen mobil China membangun pabrik di Amerika Serikat (AS). Ketiga produsen otomotif besar Detroit tersebut khawatir persaingan dengan perusahaan China tidak berlangsung dalam kondisi setara.
Penolakan itu disampaikan melalui American Automotive Policy Council (AAPC), kelompok lobi yang mewakili tiga produsen otomotif besar Detroit di Washington. Mereka menilai produsen mobil China memiliki sejumlah keuntungan yang tidak dimiliki perusahaan otomotif Amerika.
Presiden AAPC Matt Blunt mengatakan produsen mobil China memperoleh keuntungan dari subsidi negara, manipulasi mata uang, serta berbagai keuntungan non-pasar lainnya.
Menurut Blunt, masuknya produsen China ke AS tanpa mengatasi keuntungan tersebut berpotensi merugikan produsen mobil domestik, pekerja, dan konsumen Amerika.
Sebelumnya, Trump menyatakan terbuka terhadap produsen mobil China yang ingin membangun pabrik di AS. Syaratnya, perusahaan tersebut harus memproduksi kendaraan di Amerika dan mempekerjakan pekerja AS.