Banyak Mobil Baru Meluncur, Pemerintah Berharap GIIAS 2025 Gairahkan Industri Otomotif
JAKARTA, iNews.id - Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, akan dibuka pada 24 Juli hingga 3 Agustus. Gelaran ini diharapkan menjadi pendorong industri otomotif Tanah Air yang tengah lesu.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatakan GIIAS menjadi ajang bagi setiap brand untuk memperkenalkan model terbaru. Pemerintah berharap GIIAS jadi magnet bagi pengunjung melakukan pembelian mobil baru sehingga industri otomotif kembali bergairah.
"Sebentar lagi akan diselenggarakan GIIAS, tentu ini akan semakin memeriahkan pasar otomotif dan juga jadi pengingat bahwa industri otomotif kita harus menjadi industri yang akan berkembang lebih besar di masa mendatang," kata Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza di Jakarta, Senin (21/7/2025).
Faisol Riza mengatakan seluruh pihak harus memanfaatkan peluang pasar baru yang sudah dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto belum lama ini. Prabowo mencapai kesepakatan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
"Pemerintah menyepakati dan menandatangani IEU-CEPA Prabowo dengan presiden Uni Eropa setelah perundingan 10 tahun. Sehingga terbuka peluang pasar yang besar ke-27 negara di Eropa," ujarnya.
"Saya kira salah kalo kita tidak bisa memanfaatkan peluang pasar dunia yang sangat besar, dan tentu sektor-sektor yang penting diproduksi di Indonesia untuk bisa memanfaatkan ini bersama-sama," lanjutnya.
Prabowo menilai kesepakatan ini menjadi contoh baik di tengah ketidakadilan geopolitik dan ekonomi global. Dia juga menyebut Uni Eropa masih menjadi pemimpin dalam berbagai aspek kehidupan modern.
Kehadiran GIIAS 2025 diharapkan bisa meningkatkan rasio kepemilikan kendaraan di masyarakat. Menurut Wamenperin, dari setiap 1.000 orang di Indonesia, baru ada sekitar 99 mobil yang dimiliki.
Editor: Dani M Dahwilani