Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Soal Efisiensi Kendaraan, Mitsubishi Fuso Soroti Strategi Biaya Logistik
Advertisement . Scroll to see content

Boyong Deretan Mobil Listrik, Foton Luncurkan Double Cabin e-Tunland di Giicomvec 2026

Kamis, 09 April 2026 - 06:30:00 WIB
Boyong Deretan Mobil Listrik, Foton Luncurkan Double Cabin e-Tunland di Giicomvec 2026
Dalam ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (Giicomvec) 2026, Foton meluncurkan kendaraan listrik double cabin e-Tunland. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Panggung Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (Giicomvec) 2026 menjadi saksi era elektrifikasi kendaraan niaga di Indonesia. Ini ditandai dengan kehadiran produsen kendaraan listrik asal China, Foton.

Mengusung tema “Electric Strength for Every Journey”, Foton menegaskan arah transformasi menuju kendaraan ramah lingkungan tidak hanya efisien, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan operasional bisnis modern. Bersama PT Indomobil Global Transportasi, Foton memperkenalkan kendaraan listrik double cabin e-Tunland di Giicomvec 2026, Rabu (8/4/2026). 

Kehadiran e-Tunland mencuri perhatian karena memadukan performa tangguh dengan fleksibilitas tinggi di segmen kendaraan komersial ringan. Peluncuran ini bukan sekadar menghadirkan produk baru, melainkan sinyal kuat elektrifikasi kini merambah sektor kendaraan niaga yang selama ini identik dengan mesin konvensional. 

Foton e-Tunland dibanderol Rp780 juta on the road Jakarta. Mobil ini bersaing dengan JAC Trekker T9 EV yang telah lebih dulu mengaspal di Indonesia.

Sebagai produsen global yang telah menjangkau lebih dari 130 negara, Foton terus memperkuat eksistensinya melalui inovasi berkelanjutan. Dukungan jaringan manufaktur serta pusat riset global menjadi fondasi dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga selaras dengan tren elektrifikasi dunia.

“Foton berkomitmen untuk menghadirkan solusi kendaraan komersial yang berorientasi pada masa depan. Melalui inovasi kendaraan listrik, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan bisnis dapat berjalan lebih efisien, berkelanjutan, dan dapat diandalkan,” kata perwakilan Foton Global Luis Huo di Giicomvec 2026.

Di pasar domestik, langkah Foton diperkuat strategi membangun ekosistem kendaraan listrik komersial. Chief Operating Officer (COO) Foton Indonesia, Edi Napis menilai Indonesia memiliki peluang besar dalam percepatan adopsi kendaraan listrik, terutama dengan dukungan kebijakan pemerintah terhadap industri otomotif berkelanjutan.

“Foton hadir di Indonesia tidak hanya untuk menghadirkan produk, tetapi sebagai mitra yang mendukung transformasi operasional bisnis melalui solusi mobilitas yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar dia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengenalan ekosistem “Easy Move”, sebuah pendekatan terintegrasi yang menghubungkan manusia, kendaraan, dan sistem logistik dalam satu platform. Solusi ini mencakup teknologi kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, hingga layanan purna jual guna memastikan efisiensi operasional tetap terjaga.

Dalam tiga tahun terakhir, Foton Indonesia mencatat ekspansi signifikan dengan memperluas jaringan layanan purna jual hingga lebih dari 59 titik di berbagai wilayah. Langkah ini menjadi kunci untuk menekan downtime kendaraan sekaligus menjaga produktivitas pelaku usaha yang mengandalkan armada niaga.

Tak hanya e-Tunland, Foton juga menampilkan lini kendaraan listrik lainnya seperti eVIEW CONNECT, eTRUCKMATE, eMILER, dan eAUMARK. Seluruh model tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan logistik dan distribusi yang semakin dinamis di era digital.

Strategi elektrifikasi ini semakin diperkuat melalui perakitan lokal dengan skema Completely Knocked Down (CKD) di fasilitas Indomobil, Pulo Gadung, Jakarta. Beberapa model seperti eMILER, eAUMARK, dan eTRUCKMATE bahkan telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 36,25 persen.

Langkah Foton menghadirkan e-Tunland dan ekosistem pendukungnya menunjukkan perubahan besar dalam lanskap kendaraan komersial di Indonesia. Elektrifikasi bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi kebutuhan strategis bagi dunia usaha yang menuntut efisiensi, keberlanjutan, dan keandalan dalam setiap perjalanan bisnis.

Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Foton menegaskan langkah strategis dalam mendorong transformasi operasional bisnis melalui penguatan ekosistem dan layanan terintegrasi di ajang Giicomvec 2026. Tidak sekadar menghadirkan kendaraan komersial, Foton menempatkan layanan purnajual sebagai fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis pelanggan. Pendekatan ini menunjukkan pergeseran paradigma industri, dari sekadar penjualan produk menuju solusi menyeluruh berbasis kebutuhan operasional.

Dalam industri kendaraan komersial, keandalan armada menjadi faktor vital yang menentukan keberlangsungan bisnis. Minimnya waktu henti atau downtime menjadi indikator utama efisiensi, sehingga layanan purna jual tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap, melainkan sebagai elemen strategis yang menentukan daya saing.

Luis Huo menekankan pentingnya kesiapan ekosistem dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di sektor komersial. “Penggunaan kendaraan listrik di sektor komersial tidak hanya ditentukan oleh produknya, tetapi kesiapan ekosistem yang mendukungnya. Karena itu, Foton secara global terus berinvestasi dalam pengembangan layanan purna jual dan infrastruktur pendukung, agar pelanggan dapat bertransisi ke kendaraan listrik dengan lebih percaya diri dan tanpa hambatan operasional,” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan jaringan layanan yang mencakup kesiapan fasilitas servis, ketersediaan suku cadang, serta dukungan teknis yang terstandarisasi. Melalui sistem ini, pelanggan diharapkan mampu menjaga performa kendaraan dalam jangka panjang sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Seiring percepatan pengembangan kendaraan listrik, Foton juga membangun ekosistem yang dirancang khusus untuk menopang operasional berbasis electric vehicle (EV). Upaya ini mencakup pengembangan infrastruktur pengisian daya melalui kemitraan strategis, serta peningkatan kompetensi teknisi dalam menangani kendaraan listrik secara profesional dan aman.

Pendekatan tersebut terintegrasi dalam konsep Easy Move, sebuah sistem yang menggabungkan kendaraan listrik, solusi pengisian daya, dan layanan purna jual dalam satu kesatuan. Integrasi ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman penggunaan kendaraan listrik yang lebih seamless bagi pelaku usaha di berbagai sektor.

Mengedepankan penguatan ekosistem serta layanan purna jual, Foton tidak hanya memperluas perannya sebagai produsen kendaraan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung transformasi mobilitas bisnis di Indonesia.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut